Respons Publik Tentang Taman Deo Kota Sorong Sebagai Green Open Space (GOS)
DOI:
https://doi.org/10.33506/md.v17i3.5105Keywords:
Response, Public, DEO Park, Green Open SpaceAbstract
Green Open Space (GOS) Taman DEO Kota Sorong merupakan taman kota yang berfungsi sebagai sarana olahraga, rekreasi, ekonomi dan sosial. Riset ini bertujuan untuk mengetahui kondisi eksisting dan respons publik tentang taman DEO sebagai Green Open Space. Metode dalam riset ini adalah metode deskriptif kuantitatif melalui teknik wawancara terhadap masyarakat saat menikmati areal Taman DEO Kota Sorong. Pemilihan sampel secara accidental sampling, yaitu tiap masyarakat yang secara kebetulan berada di Taman DEO. Hasil riset menunjukkan bahwa kondisi eksisting Taman DEO sebagai GOS sangatlah kecil dan termasuk jenis taman kota mini dengan ketersediaan fasilitas lapangan terbuka yang kecil, kursi-kursi taman, wahana permainan anak, areal parkir, dan kios jajanan yang ditutupi oleh berbagai jenis vegetasi pohon. Respons publik terhadap GOS Taman DEO Kota Sorong menunjukkan tentang aspek keindahan taman rata-rata 3,23 dengan kategori ”Cukup Baik”. Respons publik tentang aspek kebesihan taman rata-rata 2,93 dengan kategori persepsi ”Cukup Baik”. Respons publik tentang aspek keamanan taman rata-rata 3,62 dengan kategori ”Baik”. Sedangkan respons publik terkait dengan aspek sarana prasarana taman rata-rarta 3,14 dengan kategori ”Cukup Baik”.
References
Alaeddinoglu F, Turker N, Can AS, Ozturk S. 2013. Basic Characteristics, Motivation, and Activities of Ecotourists: A Case of Lake Van Basin Area, Turkey. Jurnal of Science. 6(3): 91-107
Apituley, Marvin, Bachmid, Sofyan, & Musa, Ratna. (2022). Kajian Owner Estimate Dengan Assignment Method pada Proyek Pembangunan Stadion Bewela Kota Sorong. Jurnal Konstruksi: Teknik, Infrastruktur Dan Sains, 1(7), 22–29.
Botha, et al. 2017. Persepsi Pengunjung Terhadap Pengelolaan Kawasan Wisata Bukit Kasih Kanonang. Manado : Universitas Sam Ratulangi. Jurnal Cocos Vol. 9 No. 1 (2017).
Imansari, N. and Khadiyanta, P., 2015. ‘Penyediaan Hutan Kota dan Taman Kota sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) Publik Menurut Preferensi Masyarakat di Kawasan Pusat Kota Tangerang’, 1(3), pp. 101–110.
Koranti, K., Sriyanto, & Sidik, L. (2017). Analisis Preferensi Wisatawan terhadap Sarana di Wisata Taman Wisata Kopeng. Jurnal Ekonomi Bisnis, 22(3), 242–254.
Kurniawan, S., (2013). Analisis Persepsi Dan Preferensi Pengunjung Serta Tingkat Kesejahteraan Pedagang Di Lokasi Taman Margasatwa Ragunan Jakarta. Bogor[ID]: IPB.
Latupapua, Y. Th., (2011) Persepsi Masyarakat Terhadap Potensi Objek Daya Tarik Wisata Pantai Di Kecamatan Kei Kecil Kabupaten Mauluku Tenggara. Jurnal Agroforestri Vol. VI No.2 : Ambon [ID]. Universitas Pattimura (diakses tanggal 11 Juni 2020)
Lennon, M., Scott, M. and O’Neill, E., 2014 ‘Urban Design and Adapting to Flood Risk: The Role of Green Infrastructure’, Journal of Urban Design, 19(5), pp. 745–758. doi: 10.1080/13574809.2014.944113. (diakses pada tanggal 14 April 2024).
Mamiri, S. A., (2008). Persepsi dan Preferensi Pengunjung Terhadap Fungsi Lokasi Objek-Objek Rekreasi Di Kebun Raya Bogor. Skripsi Depeartemen Arsitektur Lanskap Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor.
Naa, L., Wanggai, C. B., Siburian, R. H. S., (2020). Potensi Ekowisata Hutan Mangrove Klawalu Kota Sorong Papua Barat. Jurnal Median Volume 12 Nomor 2.
Naess, & A. Drengson (Ed.), Arne Naess — A Wandering Wonderer: Bringing the ... (2008). Biodiversity 101. London: Greenwood Press. Macintyre, B. (2013 ...
Notoatmodjo, S. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 05/PRT/M/2008 Tentang Pedoman Penyediaan dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau Di Kawasan Perkotaan
Purwanto, E., 2007. Ruang Terbuka Hijau Di Perumahan Graha Estetika Semarang. Semarang: Universitas Diponegoro
Rare, et al., (2017). Identifikasi Potensi Obyek Wisata Pantai Tanjung Kayu Angin Di Desa Liku Kecamatan Samaturu Kabupaten Kolaka Jurnal Pendidikan Geografi Vol.1 No.1
Rochim, F. N, & Syahbana, J. A. 2013. Penetapan Fungsi dan Kesesuaian Vegetasi pada Taman Publik sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Pekalongan (Studi Kasus: Taman Monumen 45 Kota Pekalongan). Jurnal Teknik PWK, 2(3), 314–332.
Sairinen, R. and Kumpulainen, S., 2006. ‘Assessing social impacts in urban waterfront regeneration’, Environmental Impact Assessment Review, 26(1), pp. 120–135. doi: 10.1016/j.eiar.2005.05.003.
Samuelsson, K. et al., 2020. ‘Urban nature as a source of resilience during social distancing amidst the coronavirus pandemic’.
Wikantiyoso, R. and Tutuko, P., 2013 ‘Planning Review : Green City Design Approach for Global Warming Anticipatory’, International review for spatial planning and sustainavle development, 1(3), pp. 4–18.
Wirth, P. et al., 2018 ‘Green infrastructure: a planning concept for the urban transformation of former coal-mining cities’, International Journal of Coal Science and Technology. Springer Singapore, 5(1), pp. 78–91. doi: 10.1007/s40789-018-0200-y.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA)Â that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



