Penentuan Status Pengelolaan Perikanan Udang Pada Domain Kelembangaan Dengan Pendekatan Eafm Di Kabupaten Sorong Selatan Provinsi Papua Barat

Warda Amir, Darda Razak, Ahmad Fahrizal, Inayah Inayah

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status pengelolaan perikanan dengan Pendekatan Ekosistem  pada domain kelembagaan khususnya komoditas perikanan udang di Kabupaten Sorong Selatan. Metode penelitian menggunakan metode observasi dan wawancara (kuisioner). Hasil penilaian dari 6 (enam) indikator kelembagaan, satu diantranya (indikator mekanisme pengambilan keputusan) memiliki kontribusi paing sedikit, dengan nilai 1 sehingga berpengaruh terhadap status pengelolaan perikanan di Sorong Selatan yang berstatus sedang, dengan nilai 2 (flag model kuning). Hal tersebut disebabkan belum adanya mekanisme pengambilan keputusan terkati pengelolaan perikanan khususnya udang di Kab. Sorong Selatan. Kesimpulannya, perlu dilakukan Restoration Strategy (strategi pemulihan/perbaikan), strategi pemeliharaan (Conservation Strategy) dan mempertahankan strategi yang sudah dilakukan dengan cara melakukan monitoring dan evaluasi (Maintain Existing Strategy) oleh DKP dan lembaga/stakeholders terkait untuk setiap indikator dalam meningkatkan status pengelolaan perikanan dengan pendekatan ekosistem (EAFM) khususnya komoditas udang di Kab. Sorong Selatan.


Keywords


Penilaian perikanan, pengelolaan perikanan, domain kelembagaan, perikanan udang, EAFM

Full Text:

PDF

References


Adrianto L. 2005. Assessing Sustainability of Fisheries Systems In A Small Island Region. Proceedings of IIFET. Tokyo: IIFET.

Adrianto L, Habibi A, Fahruddin A, Azizy A, Susanti H A, Musthofa I. 2014. Modul Indikator untuk Pengelolaan Perikanan Dengan Pendekatan Ekosistem. Penerbit: Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Jakarta.

Akademi Perikanan Sorong. 2004. Potensi Perikanan Kabupaten Sorong Selatan. Akademi Perikanan Sorong. Kota Sorong.

Charles AT. 2008. Sustainable fishery systems. John Wiley & Sons.

Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 82 Tahun 2016. Tentang

Miller CA, Wyborn C. 2018. Co-production in global sustainability: histories and theories. Environmental Science & Policy.

Negera Kesatuan Republik Indonesia. Undang-undang No. 31 Tahun 2004. Tentang Perikanan.

Negera Kesatuan Republik Indonesia. Undang-undang Undang-Undang No 45, 2009 Perubahan Atas Undang- undang No.31 Tahun 2004. Tentang Perikanan.

Ostrom E. 1985. Formulating the elements of institutional analysis. Workshop in Political Theory and Policy Analysis. Indiana University Project, U. S. (2018).. USA. In Conference. Institutional Analysis and Development. 2 (2): 21-22).

Razak AF. 2018. Status Pengelolaan Perikanan dengan Pendekatan Ekosistem (P3E) pada Domain Sumberdaya Ikan untuk Komoditas Udang di Kabupaten Sorong Selatan Provinsi Papua Barat. Jurnal Airaha. 7(02): 47-59.

Riduwan. (2004). Metode Riset. Penerbit: Rineka Cipta. Jakarta.

Subagyo, J. P. (2011). Metodologi Penelitian Dalam Teori Dan Praktek..Penerbit Aneka Cipta. Jakarta.

(n.d.). Undang-Undang No 23 tahun 2014.

USAID SEA Project. 2017. Baseline Report Sorong Selatan Papua Barat Province Ecology. Fisheries and Social’s Status. WWF-ID | SEA Project.

WWF Indonesia. (n.d.). eafm-indonesia.net. Retrieved 2019, from eafm-indonesia.net/tentang/EAFM/eafm-di-indoensia:http://www.eafm indonesia.net/tentang/EAFM/eafm-di-indoensia


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

hit counter View My Stats
 
Jurnal Riset Perikanan dan Kelautan (JRPK) Universitas Muhammadiyah Sorong Indexed by: