Analisis Sistem Perkawinan Suku Moi Di Kabupaten Sorong

Authors

  • Dolfince Mugu Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Muhammad Ali Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Nanik Purwanti Universitas Muhammadiyah Sorong

Keywords:

Analisis, Sistem Perkawinan, Adat, Suku Moi, Kabupaten Sorong

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menegtahui Sistem Perkawinan adat Suku Moi dan kendala-kendala dalam proses perkawinan adat Suku Moi. Metode dalam penelitian ini adalah menggunakan metode Deskriptif Kualitatif. dari hasil analisis dalam penelitian ini bahwa sistem perkawinan Suku Moi diawali dengan berbagai proses- proses atau beberapa tahapan yaitu diawali dengan proses peminangan, Selanjutnya membahas tentang mas kawin, ditentukan atau disepakati bersama antara pihak laki-laki dan pihak perempuan. Adapun kendala-kendala  dalam proses pelaksanaa sistem perkawinan pada Masyarakat suku Moi adalah Sebagian besar  masyarakat Suku Moi khususnya pemuda dan pemudi tidak terlalu banyak memahami nilai-nilai budaya, sistem perkawinan atau norma, sistem hukum dan aturan-aturan khusus yang hidup ditengah masyarakat adat suku Moi sampai pada saat sekarang ini. Telah berkurangnya para tokoh-tokoh Adat sebagai pelaku sistem adat itu sendiri. Dengan berkurangnya tokoh Adat maka dengan otomatis pendidikan kebudayaan akan semakin menipis hal ini diketahui berdasarkan hasil penelitian bahwa masyarak Suku Moi sudah jarang mendengar petuah tentang eksistensi budaya. Dan Kurangnya perhatian pemerintah terhadap pelestarian budaya, serta kearifan lokal yang ada di tengah masyarakat suku Moi dalam mengsosialisasikan akan penting mempertahan nilai dan kearifal loka khususnya sistim perkawinan adat suku Moi di Kabupaten Sorong.

References

Endraswara, Suwardi. 2012. Metodologi penelitian kebudayaan. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta

Koentjaraningrat. 2009: Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Djambangan. Jakarta. Longman.

Lutan, Rusli. 2014. Keniscayaan Pluralitas Budaya Daerah : Analisis Dampak SistemNilai Budaya Terhadap Eksistensi Bangsa. Angkasa. Bandung

Masri Singaribuan dan Soffian Effendi,1995.Metode Penelitian Survei Cetakan kedua, (LP3S), Jakarta.

Moleng, Lexy J, 2001.Metode Penelitian Kualitatif, PT Remaja Rosdakarya, Bandung

Muhajir, H, Neong, 1998.Metode Penelitian Kualitatif, Edisi III Rake Salakin, Yogyakarta.

Peursen, C.A. Van. 1988. Strategi Kebudayaan. Kanisius. Yogyakarta

Suharjanto, et.all, Antropologi SMU Kelas 3, Surakarta: Pabelan, Cet.I, 1996

Suyanto, B. & Sutinah. (Eds.) 2005. Metode Penelitian Sosial: Berbagai Alternatif Pendekatan. PT. Kencana Prenada Media Grup. Jakarta

Taneko Soleman B. dan Soerjono Soekanto, 2010. Hukum Adat Indonesia, Rajawali. Jakarta

Wulansari, Dewi. 2009. Sosiologi Konsep Dan Teori. Refika Aditama. Bandung

Www. Antarnews.com/berita/tradisi suku moi-papua barat.html

Www. Keluarumah.com/2013/02/suku moi/sorong.html

Www. Republika.co.id/berita/pages/nasional/daerah/suku moi/papua.html

Www. Kemandagri.go.id/berita/nasional/profil-daerah/papua/sorong.html

Www. Kompasiana.com/2013/bahasa dalam suku moi/sorong.html

Downloads

Published

2019-12-25

How to Cite

Mugu, D., Ali, M., & Purwanti, N. (2019). Analisis Sistem Perkawinan Suku Moi Di Kabupaten Sorong. Jurnal Fase Kemajuan Sosial Dan Politik: Faksi, 4(2), 61–69. Retrieved from https://ejournal.um-sorong.ac.id/index.php/jf/article/view/759

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)