Dampak Bullying Terhadap Perilaku Dan Emosi Siswa Kelas X Akuntansi SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong

Authors

  • Irwan Soulisa Universitas Victory Sorong
  • Agustinus G. Gifelem Universitas Victory Sorong
  • Dinda I. Soulisa Universitas Victory Sorong
  • Jesinta Jaftoran Universitas Victory Sorong
  • Agustinus L. Masan Universitas Victory Sorong

DOI:

https://doi.org/10.33506/pjcs.v8i2.5906

Keywords:

Bullying, perilaku siswa, emosi siswa, perundungan, lingkungan sekolah.

Abstract

Perundungan tatap menjadi isu yang kerap dijumpai di sekolah dan dapat memberikan pengaruh negatif pada perkembangan perilaku dan emosi siswa. Penelitian ini bertujuan unutk memahami pengaruh bullying terhadap perilaku dan emosi siswa X Akuntansi-K di SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong serta memberikan informasi tentang cara-cara pencegahan. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini mencakup observasi lapangan,penyusunan materi, hingga pelaksanaan kegiataan edukasi yang dilaksanakan oleh tim pengabdian kepadaa masyarakat ( PKM) Unversitas Victory Sorong. Hasil observasi menunjukkan bahwa perbuatan bullying masih berlangsung dalam berbagai veriasi, misalnya perundungan secara langsung  fisik, dan sosial. Jenis yang paling banyak ditemukan adalah ejekan, pemberian julukan negatif, pengucilan dari kelompok pertemanan, dan intimidasi. Dampak bullying terhadap perilaku siswa ditunjukkan melalui perubahan perilaku seperti menjadi lebih lebih tertutup dan menjauh dari pergaulankurang aktif dalam pembelajaran, serta menurunnya motivasi dan prestasi belajar. Sementara itu, dari aspek emosional, siswa korban bullying merasa sedih, takutering merasa khawatir, kesal, kurang yakin pada diri sendiri, dan tidak nyaman ketika berada di lingkungan sekolah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan berbagai upaya, antara lain pemberian edukasi tentang bullying, penguatan peran guru dan konselor, penerapan aturan dan sanksi yang tegas, penciptaan lingkungan lingkungan sekolah yang baik, serta peran orang tua,. penyediaan layanan konseling, serta penguatan dukungan teman sebaya. Oleh sebab itu, diperlukan upaya yang menyeluruh untuk mencegah dan menangani bullying sehingga tercipta lingkungan sekolah yang kondusif bagi siswa.

References

Hasibuan, D. A., Fitri, E., Wanda, K., Ananda, F., & Akhiruddin Siregar, P. (2024). Analisis Pengaruh Kenakalan Remaja Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Usia Remaja. Jurnal Penelitian Tarbawi, 9(1), 64–72. https://doi.org/10.37216/tarbawi.v9i1.1467

Prasetyo, B., & Natalia, L. (2025). Peran Lingkungan Keluarga dalam Pembentukan Sikap Siswa: Studi Terhadap Kenakalan Anak. Jurnal Sosiologi Pendidikan, 5(1), 41-54.

Rahmawati, N. (2023). Motivasi Belajar Siswa yang Terlibat Kenakalan: Sebuah Studi Kasus. Jurnal Psikologi Pendidikan, 10(1), 73-82.

Susanti, R. (2024). Pendidikan Karakter Sebagai Solusi untuk Mengurangi Kenakalan Siswa. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 10(1), 25-37.

Thoriq, A. (2021). Pengaruh Kenakalan Siswa terhadap Prestasi Belajar di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(2), 101-112.

Wibowo, J. (2022). Dampak Kenakalan Remaja terhadap Perkembangan Akademik: Tinjauan Empiris. Jurnal Ilmu Pendidikan, 22(2), 145-159.

Zulkarnain, H. (2022). Intervensi Terpadu untuk Mengurangi Kenakalan Siswa dan Meningkatkan Prestasi Belajar. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 5(2), 99-110.

Published

2026-07-24

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 

You may also start an advanced similarity search for this article.