Model Pelayanan Publik Partisipatif Di Distrik Sorong Timur Berbasis Kearifan Lokal

Authors

  • Ana Lestari universitas muhammadiyah sorong
  • Salwa Fatika Sari Salempang Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Siti Nurjannah Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Aswad Muhdar Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Akmal Ridwan Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Reva Sarah Datu Toding Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Nurul Ramadani Universitas Muhammadiyah Sorong

DOI:

https://doi.org/10.33506/pjcs.v8i2.5644

Keywords:

pelayanan publik, partisipasi masyarakat, kearifan lokal, collaborative governance,

Abstract

Pelayanan publik yang berkualitas merupakan indikator utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, khususnya di tingkat daerah. Namun demikian, dalam praktiknya pelayanan publik masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sumber daya, rendahnya partisipasi masyarakat, serta belum optimalnya pemanfaatan kearifan lokal. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengembangkan model pelayanan publik partisipatif berbasis kearifan lokal di Distrik Sorong Timur melalui pendekatan “Kitorang Duduk”. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta pendekatan partisipatif dalam implementasinya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa model “Kitorang Duduk” mampu meningkatkan partisipasi masyarakat secara signifikan, mempercepat penyelesaian permasalahan pelayanan publik melalui forum musyawarah, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelayanan. Selain itu, peningkatan jumlah aspirasi masyarakat melalui kotak saran menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan. Model ini juga mendorong perubahan perilaku masyarakat menjadi lebih aktif dan kolaboratif. Secara keseluruhan, model ini terbukti efektif dalam menciptakan pelayanan publik yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan berbasis kearifan lokal, serta memiliki potensi untuk direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik sosial budaya yang serupa.

References

Asriani, N. (2023). Jurnal Fase Kemajuan Sosial dan Politik:Faksi |. 9(3), 11–20.

Bovaird, T., & Loeffler, E. (2016). From engagement to co-production: The contribution of users and communities to outcomes and public value. Voluntas, 27(5), 2229–2252.

Creswell, J. W. (2016). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.

Dwiyanto, A. (2021). Mewujudkan good governance melalui pelayanan publik. Gadjah Mada University Press.

Elstub, S., & Escobar, O. (2019). Handbook of democratic innovation and governance. Edward Elgar Publishing.

Di, P., Pln, P. T., Ulp, P., & Kota, S. (2025). JoSPA ( Journal of State and Public Administrations ). 2(1), 1–10.

Hasrianti. (2023). Penggunaan Big Data Dalam Meningkatkan Pelayanan Publik E-Ktp Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Sorong. Jurnal Fase Kemajuan Sosial Dan Politik:Faksi, 9(3), 42–56. https://doi.org/10.33506/jf.v9i3.3152

Loeffler, E., & Bovaird, T. (2020). Assessing the impact of co-production on public services. International Public Management Journal, 23(2), 205–223.

Muhdar, A., Lestari, A., Refra, M. S., & Nurjannah, S. (2024). Implementasi Nilai-Nilai Etika Terhadap Pelayanan Administrasi di Distrik Sayosa Timur Kabupaten Sorong. 3(5), 1134–1141.

Marshall, C., & Rossman, G. B. (2016). Designing qualitative research (6th ed.). Sage Publications.

Nabatchi, T., Sancino, A., & Sicilia, M. (2017). Varieties of participation in public services. Public Administration Review, 77(5), 766–776.

OECD. (2020). Innovative citizen participation and new democratic institutions. OECD Publishing.

Osborne, S. P., Radnor, Z., & Strokosch, K. (2016). Co-production and public service management. Public Management Review, 18(5), 639–653.

Pain, R., & Francis, P. (2019). Reflections on participatory research. Area, 51(2), 243–251.

Prasojo, E. (2019). Inovasi pelayanan publik di Indonesia. Jurnal Administrasi Publik, 16(2), 123–135.

Putnam, R. D. (2020). The upswing. Simon & Schuster.

Rahmayanti, N., Nurjanah, S., & Sorong, U. M. (2026). JoSPA (Journal os state and Public Administrations). 2(1).

Sibarani, R. (2018). Kearifan lokal. Asosiasi Tradisi Lisan.

Torfing, J., Peters, B. G., Pierre, J., & Sørensen, E. (2020). Interactive governance. Oxford University Press.

Voorberg, W. H., Bekkers, V., & Tummers, L. (2017). Co-creation and co-production. Public Management Review, 19(9), 1333–1357.

Wirtz, B. W., & Daiser, P. (2018). E-government research. International Review of Administrative Sciences, 84(1), 144–163.

World Bank. (2018). Improving public sector performance. World Bank Publications.

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Sage Publications.

Published

2026-07-31

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

<< < 4 5 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.