ANALISIS PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN MENGGUNAKAN METODE BALANCED SCORECARD PADA APOTEK KASIH FARMA

Penulis

  • Aprisa Rian Histiarini Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Sanny Hahury Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Sedrianus Mangalik Universitas Muhammadiyah Sorong

Abstrak

Balanced scorecard (BSC) adalah salah satu alternatif pengukuran kinerja yang bertujuan
menggabungkan ukuran kinerja keuangan dan non keuangan. Pengukuran ini merupakan hasil dari
suatu proses berdasarkan misi dan strategi dari suatu perusahaan. Terdapat empat aspek yang diukur
dalam balanced scorecard (BSC) yaitu perspektif keuangan, perspektif pelanggan dan konsumen,
perspektif proses bisnis internal serta perspektif pertumbuhan dan pembelajaran. Hasil dari penelitian
ini adalah kinerja perusahaan pada perspektif keuangan menghasilkan hasil kinerja yang buruk.
Dibandingkan dengan standar perusahaan, kinerjanya juga sama buruknya. Pada perspektif proses
bisnis internal menunjukan perbaikan kinerja perusahaan yang semakin baik. Berdasarkan pengukuran
yang dilakukan, peneliti menyimpulkan bahwa kinerja perusahaan pada perspektif pembelajaran dan
pertumbuhan menunjukan hasil yang semakin baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rasio
aktivitas pada Apotek Kasih Farma. Data yang digunakan ialah data primer dan data sekunder, data
didapatkan melalui metode wawancara dan dokumentasi. Populasi penelitian adalah laporan keuangan
secara keseluruhan dan sampel adalah laporan keuangan tahun 2019-2020. Teknik analisa data
menggunakan rasio keuangan yaitu rasio aktivitas yang terdiri dari inventory turnover, ROI dan Profit
Margin. Hasil penelitian menunjukkan dari tahun 2019-2020 bahwa inventory turnover sebesar 3,03
kali, 1,93 kali, dan 0,93 kali, dalam hal ini kinerja keuangan tergolong kurang baik.

Referensi

Aurora, N. Penerapan balanced scorecard

sebagai tolok ukur pengukuran kinerja

studi pada RSUD Tungurejo Semarang.

Skripsi Semarang: Universitas

Diponegoro, 2010.

Dewi. Pengukuran kinerja perusahaan dengan

metode Balanced scorecard. Jurnal

Akuntansi Bisnis. 2015; 18(1), 9.

Kaesareno. Penerapan Balance Scorecard

Sebagai Tolok Ukur Pengukuan Kinerja

Studi Kasus pada CV. Lestari dan UD.

Yan Murni. Jurnal Ilmiah. 2011; 7(4), 4-

Mahtumah. Analisis Pengukuran Kinerja

menggunakan Balanced Scorecard studi

pada Kanindo Syari’ah jatim. Jurnal

Teknik Industri. 2012; 7(1), 51-52.

Maulana, Firdaus & Riesti Triyanti. Tingkat

kesejahteraan nelayan skala kecil

dengan pendekatan penghidupan

berkelanjutan di Kabupaten Indramayu.

Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan Dan

Perikanan. 2016; 21(2), 37-38.

Mulyadi. Balanced Scorecard: Alat

Manajemen Kontemporer Untuk

Pelipatgandaan Kinerja Keuanagn

Perusahaan. Edisis Kelima. Jakarta:

Salemba Empat; 2007

Mulyadi. Balanced Scorecard. Jakarta:

Salemba Empat; 2001

Nugrahayu, E. R. & Retnani, E. D. Penerapan

metode balanced scorecard sebagai

tolak ukur pengukuran kinerja

perusahaan. Jurnal Teknik Industri;

; 14(3): 11-12

Pratiwi. Penerapan SMART System sebagai

metode pengukuran kinerja perusahaan

pada UKM Hentero Leather. Skripsi

Malang: Universitas Islam Negeri

Maulana Malik Ibrahim, 2008.

Yoland. Penerapan BSC sebagai alat

pengukuran kinerja yang memadai

sebuah studi pada perusahaan Bio Tech

Sarana di Bandung. Skripsi Jakarta:

Universitas Gunadarma, 2011

Unduhan

Diterbitkan

20-10-2022

Cara Mengutip

Histiarini, A. R., Hahury, S., & Mangalik, S. (2022). ANALISIS PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN MENGGUNAKAN METODE BALANCED SCORECARD PADA APOTEK KASIH FARMA. Metode : Jurnal Teknik Industri, 8(2), 81–90. Diambil dari https://ejournal.um-sorong.ac.id/index.php/metode/article/view/2018

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 > >>