ANALISIS PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN MENGGUNAKAN METODE BALANCED SCORECARD PADA APOTEK KASIH FARMA
Abstrak
Balanced scorecard (BSC) adalah salah satu alternatif pengukuran kinerja yang bertujuan
menggabungkan ukuran kinerja keuangan dan non keuangan. Pengukuran ini merupakan hasil dari
suatu proses berdasarkan misi dan strategi dari suatu perusahaan. Terdapat empat aspek yang diukur
dalam balanced scorecard (BSC) yaitu perspektif keuangan, perspektif pelanggan dan konsumen,
perspektif proses bisnis internal serta perspektif pertumbuhan dan pembelajaran. Hasil dari penelitian
ini adalah kinerja perusahaan pada perspektif keuangan menghasilkan hasil kinerja yang buruk.
Dibandingkan dengan standar perusahaan, kinerjanya juga sama buruknya. Pada perspektif proses
bisnis internal menunjukan perbaikan kinerja perusahaan yang semakin baik. Berdasarkan pengukuran
yang dilakukan, peneliti menyimpulkan bahwa kinerja perusahaan pada perspektif pembelajaran dan
pertumbuhan menunjukan hasil yang semakin baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rasio
aktivitas pada Apotek Kasih Farma. Data yang digunakan ialah data primer dan data sekunder, data
didapatkan melalui metode wawancara dan dokumentasi. Populasi penelitian adalah laporan keuangan
secara keseluruhan dan sampel adalah laporan keuangan tahun 2019-2020. Teknik analisa data
menggunakan rasio keuangan yaitu rasio aktivitas yang terdiri dari inventory turnover, ROI dan Profit
Margin. Hasil penelitian menunjukkan dari tahun 2019-2020 bahwa inventory turnover sebesar 3,03
kali, 1,93 kali, dan 0,93 kali, dalam hal ini kinerja keuangan tergolong kurang baik.
Referensi
Aurora, N. Penerapan balanced scorecard
sebagai tolok ukur pengukuran kinerja
studi pada RSUD Tungurejo Semarang.
Skripsi Semarang: Universitas
Diponegoro, 2010.
Dewi. Pengukuran kinerja perusahaan dengan
metode Balanced scorecard. Jurnal
Akuntansi Bisnis. 2015; 18(1), 9.
Kaesareno. Penerapan Balance Scorecard
Sebagai Tolok Ukur Pengukuan Kinerja
Studi Kasus pada CV. Lestari dan UD.
Yan Murni. Jurnal Ilmiah. 2011; 7(4), 4-
Mahtumah. Analisis Pengukuran Kinerja
menggunakan Balanced Scorecard studi
pada Kanindo Syari’ah jatim. Jurnal
Teknik Industri. 2012; 7(1), 51-52.
Maulana, Firdaus & Riesti Triyanti. Tingkat
kesejahteraan nelayan skala kecil
dengan pendekatan penghidupan
berkelanjutan di Kabupaten Indramayu.
Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan Dan
Perikanan. 2016; 21(2), 37-38.
Mulyadi. Balanced Scorecard: Alat
Manajemen Kontemporer Untuk
Pelipatgandaan Kinerja Keuanagn
Perusahaan. Edisis Kelima. Jakarta:
Salemba Empat; 2007
Mulyadi. Balanced Scorecard. Jakarta:
Salemba Empat; 2001
Nugrahayu, E. R. & Retnani, E. D. Penerapan
metode balanced scorecard sebagai
tolak ukur pengukuran kinerja
perusahaan. Jurnal Teknik Industri;
; 14(3): 11-12
Pratiwi. Penerapan SMART System sebagai
metode pengukuran kinerja perusahaan
pada UKM Hentero Leather. Skripsi
Malang: Universitas Islam Negeri
Maulana Malik Ibrahim, 2008.
Yoland. Penerapan BSC sebagai alat
pengukuran kinerja yang memadai
sebuah studi pada perusahaan Bio Tech
Sarana di Bandung. Skripsi Jakarta:
Universitas Gunadarma, 2011
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Aprisa Rian Histiarini, Sanny Hahury, Sedrianus Mangalik

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






