Analisis Kuat Tekan Beton Pasir Pantai Menggunakan Bahan Tambah Superplasticizer
Keywords:
Beton Pasir Pantai, Superplasticizer, Kuat TekanAbstract
Distrik Maladumes merupakan salah satu wilayah pesisir di Kota Sorong yang memiliki potensi sumber daya alam berupa pasir pantai dengan butiran halus dan gradasi relatif seragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan superplasticizer jenis Polycarboxylate Ether (PCE) terhadap sifat workability dan kuat tekan beton berbasis pasir pantai. Latar belakang penelitian didasari oleh menurunnya ketersediaan pasir sungai akibat eksploitasi berlebihan, sehingga diperlukan alternatif agregat halus, salah satunya pasir pantai dari Distrik Maladumes. Namun, karakteristik fisik dan kimia pasir pantai yang memiliki kadar garam tinggi berpotensi menurunkan mutu beton, sehingga digunakan bahan tambah superplasticizer untuk meningkatkan performa campuran. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental di laboratorium dengan variasi dosis superplasticizer 0,5%, 1%, dan 1,5% dari berat semen. Benda uji berbentuk kubus 15×15×15 cm diuji nilai slump dan kuat tekan pada umur 7, 14, dan 28 hari, mengacu pada SNI 03-1974-2002. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan superplasticizer berpengaruh signifikan terhadap peningkatan nilai slump dan kuat tekan beton. Dosis optimal terdapat pada penggunaan 1% superplasticizer, dengan kuat tekan rata-rata 276 Kg/cm2 (7 hari), 321 Kg/cm2 (14 hari), dan 355 Kg/cm2 (28 hari), lebih tinggi dibandingkan variasi 0,5% dan 1,5%.
References
Al Faritzie, H., Fuad, I. S., & Akbar, I. (2023). Pengaruh Penambahan Serat Polypropylene Serta Super Plasticizer Terhadap Kuat Tekan Dan Tarik Belah Beton. Jurnal Deformasi, 8(1), 38–44. https://doi.org/10.31851/deformasi.v8i1.11576
Arifin, H., Fajar, M. N., Purwantoro, D. S., Maysyurah, A., & Aris, M. (2024). Pengaruh Penambahan Superplasticizer Terhadap Kuat Tekan Pada Beton Campuran Air Laut. Publikasi Riset Orientasi Teknik Sipil (Proteksi), 6(1), 89–93. https://doi.org/10.26740/proteksi.v6n1.p89-93
Atmaja, S. H., Irwansyah, M., Sipil, P. T., Teknik, F., & Asahan, U. (2021). Analisa Kuat Tekan Beton menggunakan Agregat Halus Pasir Pantai Bunga dan Pasir Sungai. BATAS Jurnal Bidang Aplikasi Teknik Sipil Dan Sains, 1(1), 9–18. http://jurnal.una.ac.id/index.php/batas/article/viewFile/2386/1849
Dumyati, A., & Manalu, D. F. (2015). Analisis Penggunaan Pasir Pantai Sampur Sebagai Agregat Halus Terhadap Kuat Tekan Beton. Jurnal Fropil, 3(1), 1–13. https://media.neliti.com/media/publications/56269-ID-analisis-penggunaan-pasir-pantai-sampur.pdf
Dzikri, M., & Firmansyah, M. (2018). Pengaruh Penambahan Superplasticizer Pada Beton Dengan Limbah Tembaga (Copper Slag) Terhadap Kuat Tekan Beton Sesuai Umurnya. Jurnal Rekayasa Teknik Sipil, 1–9.
Fuad, I. S. (2021). Pengaruh Penambahan Superplasticizer Dan Silica Fume Terhadap Kuat Tekan Mortar Dengan Fas 0,3. Jurnal Desiminasi Teknologi, 9(2). https://doi.org/10.52333/destek.v9i2.785
Koidah, N., & Setiawan, A. (2022). Analisis Penggunaan Pasir Pantai Paciran Sebagai Agregat Halus Terhadap Kuat Tekan Beton. DEARSIP : Journal of Architecture and Civil, 2(1), 8–17. https://doi.org/10.52166/dearsip.v2i1.3352
Muhammadiyah, U. (2024). Studi Eksprimental Kekuatan Tekan Beton Material Pasir Laut Sebagai Bahan Penyusun Beton Di Daerah Pesisir Dan Pulau-Pulau Terisolir.
Mulyono, T. (2016). Analisis Kuat Tekan Beton dengan Bahan Tambah. Pengaruh Jumlah Semen Dan Fas Terhadap Kuat Tekan Beton Dengan Agregat Yang Berasal Dari Sungai, 17(2), 205–218.
Oktavian, S. (2022). Analisis Kuat Tekan Beton Mutu Tinggi Berbahan Agregat Lokal. JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil, 3(1), 200–210. https://doi.org/10.24127/jumatisi.v3i1.3708
Rifki, M., Prasetiowati, S., Masduqi, E., & Setyaningrum, A. (2023). Karakteritstik Beton Dengan Campuran Pasir Pantai Sebagai Agregat Halus. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 23(1), 27–36. https://journal.ity.ac.id/index.php/JRL/article/view/176/129
Sitanggang, R., Hutabarat, N. S., & Ginting, R. (2022). PENGGUNAAN SUPERPLASTICIZER PADA BETON MUTU F’c 25 MPa. Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, 11(2), 202. https://doi.org/10.46930/tekniksipil.v11i2.2707
Stocks, N. (2016). Bahan Penyusun Beton. 1–23.
Sudirman, S. (2024). Pengaruh Penggunaan Pasir Pantai Amassangan terhadap Kuat Tekan Beton. Jurnal Ilmiah Ecosystem, 24(1), 149–160. https://doi.org/10.35965/eco.v24i1.4189
Triyono, A., Suryono, W., Fatimah, S., Winiasri, L., & Rozi, F. (2025). Kajian Eksperimental Penggunaan Pasir Pantai Sebagai Agregat. 10(1), 211–220.
Vivi Bachtiar, M. Yusuf, ., Salain, A. K., Widiarsa, R., NASIONAL, M. P., Humaidi, M., & Hafizh, M. (2006). Pengaruh Nilai Slump Terhadap Kuat Tekan. Ятыатат, 10(2), 19–29. http://digilib.unila.ac.id/4949/15/BAB II.pdf
Yumi Padu Djiara, A. dan J. J. M. (2022). Kajian Penggunaan Pasir Pantai Walakiri Sumba Timur Sebagai Bahan Bangunan. Jurnal Batakarang, 3(2), 1
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


