Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang Sungai (Lokan) Sebagai Bahan Campuran Pada Beton Dengan Penambahan Superplasticizer

Authors

  • Chandra Margareta Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Herlina Arifin Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Muhammad Nur Fajar Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Mohammad Aris Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Marina Abriani Butudoka Universitas Muhammadiyah Sorong

Keywords:

Beton, Kerang Lokan, Kuat Tekan, Superplasticizer.

Abstract

Semen memiliki peranan yang sangat penting pada beton karena sebagai bahan pengikat yang mengeras dan menyatukan agregat. Maka, untuk mengurangi penggunaan semen secara berlebihan, diperlukan suatu inovasi beton terbaru, agar konstruksi beton dimasa yang akan datang lebih ramah lingkungan serta berkelanjutan. Dengan memanfaatkan cangkang kerang sebagai bahan campuran semen pada beton, diharapkan dapat menjadi alternatif dan dapat meningkatkan kuat tekan beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja kuat tekan beton menggunakan cangkang kerang Lokan sebagai bahan campuran semen serta dengan penambahan superplasticizer. Metode penelitian ini yaitu uji eksperimental.Variasi cangkang kerang yang digunakan sebesar 2% dan 5% serta pada masing-masing variasi dilakukan penambahan 2% dan 3% superplasticizer pada umur beton 14 dan 28 hari.. Hasil penelitian menunjukan bahwa semakin besar presentase cangkang kerang yang digunakan, nilai kuat tekan akan semakin menurun dan pada beton cangkang kerang penambahan superplasticizer kekuatan beton maksimal pada penambahan 2% superplasticizer serta beton mengalami penurunan kuat tekan pada penambahan sebesar 3% superplasticizer.

References

Akhmad, P., Tri, R., & Riyanto, S. (2020). Sebagai Substitusi Semen Terhadap Kuat Tekan Dan Modulus Elastisitas Beton Normal Fc ’ 20. 1, 109–114.

Gagg, C. R. (2014). Cement and concrete as an engineering material: An historic appraisal and case study analysis. Engineering Failure Analysis, 40, 114–140. https://doi.org/10.1016/j.engfailanal.2014.02.004

Goestiana, L., Bina Darma, U., & Yani No, J. A. (2019). Pengaruh Abu Cangkang Remis Sebagai Bahan Subsitusi Semen Pada Beton. 16(1), p-ISSN.

Hidayat, F., & Melinda, A. P. (2022). Studi Eksperimental Pemanfaatan Abu Cangkang Lokan Terhadap Kekuatan Beton. Cived, 9(3), 268. https://doi.org/10.24036/cived.v9i3.118888

Imbabi, M. S., Carrigan, C., & McKenna, S. (2012). Trends and developments in green cement and concrete technology. International Journal of Sustainable Built Environment, 1(2), 194–216. https://doi.org/10.1016/j.ijsbe.2013.05.001

Irawan, S. R. (2014). Pemanfaatan Kombinasi Limbah Abu Ampas Tebu Dan Abu Kulit Kerang Sebagai Substitusi Semen Pada Campuran Beton Mutu K225. Jurnal Teknik Sipil Dan Lingkungan, 2(3), 510–515.

Jonizar, J., Massri, M., & Muammar, U. (2022). Pengaruh Penambahan Abu Cangkang Kerang Hijau Dan Zat Adiktif Superplasticizer Sebagai Bahan Tambah Campuran Semen Terhadap Kuat Tekan Beton K-400. Bearing : Jurnal Penelitian Dan Kajian Teknik Sipil, 7(3), 146. https://doi.org/10.32502/jbearing.4643202273

Kurohman, N. (2023). Self-Healing Concrete pada Teknologi Material Beton dalam Menjawab Tantangan Infrastruktur di Masa Depan. https://depobeta.com/magazine/artikel/self-healing-concrete-teknologi/

Maulana, S. (2017). Pengaruh Subtitusi Semen Dengan Abu Cangkang Kerang Lokan (Galolnia Expansa) Dan Penambahan Serat Sabut Kelapa Terhadap Kuat Tekan Beton. FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil), 5(Vol 5 No 2 (2017): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)), 108–123.

Nikawanti, G. dan R. A. (2021). Membangun Ketahanan Pangan dari Kekayaan Maritim Indonesia. Jurnal Kemaritiman: Indonesian Journal of Maritime, 2(2), 149–166. https://doi.org/10.17509/ijom.v2i2.37603

Oktaviani, R. (2016). PENGGUNAAN BUBUK KULIT KERANG DARAH DAN LOKAN SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SEMEN. 1–7.

Prima Putri, A., & Khairani Tobing, A. (2018). ANALISIS KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN SUBTITUSI BAHAN RAMAH LINGKUNGAN. 3, 105–109.

Sipil, D. T., Utara, U. S., Pengajar, S., Teknik, D., & Utara, U. S. (2000). Abu Cangkang Kerang Dan Abu Cangkang Kelapa Sawit 10-30 %. 2, 1–12.

SNI-1972. (2008). Cara Uji Slump Beton.

SNI 03-2834. (2000). Tata cara pembuatan rencana campuran beton normal. Sni 03-2834-2000, 1–34.

SNI 03 - 2847. (2002). Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung. SNI 03-2847-2002. SNI 03-2847-2002, 251.

SNI 03 - 6826. (2002). Pengujian Konsistensi Normal Semen.

SNI 15-2049. (2004). Semen Portland. Journal of Nursing Measurement, 10(1), 5–14. https://doi.org/10.1891/jnum.10.1.5.52550

Tayeh, B. A., Hasaniyah, M. W., Zeyad, A. M., & Yusuf, M. O. (2019). Properties of concrete containing recycled seashells as cement partial replacement: A review. Journal of Cleaner Production, 237. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2019.117723

Tri Mulyono. (2004). Teknologi Beton. Penerbit Andi.

ASTM-C87. (1995). Standard Test Method for Effect of Organic Impurities in Fine Aggregate on Strength. 04(Reapproved), 2–4.

Downloads

Published

2025-07-31

How to Cite

Chandra Margareta, Herlina Arifin, Muhammad Nur Fajar, Mohammad Aris, & Marina Abriani Butudoka. (2025). Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang Sungai (Lokan) Sebagai Bahan Campuran Pada Beton Dengan Penambahan Superplasticizer. Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS), 4(02), 092–098. Retrieved from https://ejournal.um-sorong.ac.id/index.php/jimats/article/view/5483

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.