Studi Persepsi Pengunjung Terhadap Taman Wisata Mangrove Klawalu Kota Sorong

Authors

  • Artha Suprayogi Widyana Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Aziz Maruapey Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Lona H. Nanlohy Universitas Muhammadiyah Sorong

DOI:

https://doi.org/10.33506/agriva.v2i1.2883

Keywords:

persepsi, pengunjung, taman wisata mangrove

Abstract

Hutan mengrove memiliki fungsi jasa lingkungan sebagai salah satunya senbagai objek wisata, dimana nilai wisatanya tergantung dari persepsi pengunjunga. Indeks persepsi pengunjung adalah cara dalam mengetahui kepuasan pengunjung guna mengembangkan objek wisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan persepsi pengunjung terhadap objek Taman Wisata Mangrove Klamono (TWMK) Kota Sorong. Penelitian ini dilakukan terhadap pengunjung pada kawasan Taman Wisata Mangrove Klawalu Kota Sorong. Pelaksanaan kegiatan penelitian selama 1 bulan yakni selama Agustus 2020. Metode yang dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif dengan teknik wawancara terhadap pengunjung. Pemilihan sampel menggunakan accidental sampling, yaitu pengunjung yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti akan dijadikan sebagai sampel. Metode analisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks persepsi pengunjung terhadap TWMK sebagai wahana dalam konservasi kawasan pesisir memiliki persepsi masih baik sampai sangat baik dengan nilai indeks persepsi Likert 4,11. Indeks persepsi pengunjung terhadap aspek estetika kawasan, menunjukkan bahwa rata-rata para pengunjung memiliki persepsi bahwa aspek estetika kawasan TWMK masih baik dengan nilai indeks persepsi Likert 3,89. Indeks persepsi pengunjung terhadap aspek kenyamanan kawasan TWMK, menunjukkan bahwa rata-rata pengunjung memiliki persepsi bahwa TWMK masih kategori “baik sampai sangat baik“ dengan nilai indeks persepsi Likert 4,08. Dan Indeks persepsi pengunjung terhadap aspek sarana prasarana kawasan TWMK, menunjukkan bahwa rata-rata pengunjung memiliki persepsi bahwa aspek sarana prasarana kawasan TWMK  adalah baik dengan nilai indeks persepsi Likert 3,92. Jadi indeks persepsi pengunjung terhadap TWMK masuk dalam kategori baik sampai sangat baik.

References

Askar, H., (2023). Kajian Sosial Terhadap Persepsi Pengunjung pada Objek Ekowisata Mangrove Idaman di Desa Balang Baru Kecamatan Tarowang Kabupaten Jeneponto. Torani: JFMarSci Vol. 6 (2) June 2023: 169-182

Bismantoro, D., Suryana, A. A. H., Pamungkas, W., (2018). Analisis Kepuasan Wisatawan Terhadap Koalitas Produk Jasa Wisata Mangrove Di Desa Karangsong Kabupaten Indramayu. Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. IX No. 2 Desember 2018 (87-94)

Botha, et al., (2015). Persepsi Pengunjung Terhadap Pengelolaan Kawasan Wisata Bukit Kasih Kanonang. Manado [ID] : Universitas Sam Ratulangi (Diakses pada 08 Oktober 2020).

Fandeli, C., (2002). Perencanaan Kepariwisataan Alam. Yogyakarta : Fakultas Kehutanan UGM

Ismayanti, (2010). Pengantar pariwisata. Penerbit Grasindo Jakarta.

Koranti, et al., (2017). Analisis Preferensi Wisatawan Terhadap SaranaDi Wisata Taman Wisata Kopeng. Jakarta: Universitas Gunadarma. (diakses tanggal 11 Juni 2020).

Kurniawan, S., (2013). Analisis Persepsi Dan Preferensi Pengunjung Serta Tingkat Kesejahteraan Pedagang Di Lokasi Taman Margasatwa Ragunan Jakarta. Bogor[ID]: IPB. [internet] (Diakses tanggal 11 Juni 2020).

Latupapua, Y. Th., (2011) Persepsi Masyarakat Terhadap Potensi Objek Daya Tarik Wisata Pantai Di Kecamatan Kei Kecil Kabupaten Mauluku Tenggara. Jurnal Agroforestri Vol. VI No.2 : Ambon [ID]. Universitas Pattimura (diakses tanggal 11 Juni 2020)

Mamiri, S. A., (2008). Persepsi dan Preferensi Pengunjung Terhadap Fungsi Lokasi Objek-Objek Rekreasi Di Kebun Raya Bogor. Skripsi Depeartemen Arsitektur Lanskap Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor.

Murtini, Sri, I Komang Astina, and Dwiyono Hari Utomo. 2018. “SWOT Analysis for the Development Strategy of Mangrove Ecotourism in Wonorejo, Indonesia.” Mediterranean Journal of Social Sciences 9(5): 129.

Naa, L., Wanggai, C. B., Siburian, R. H. S., (2020). Potensi Ekowisata Hutan Mangrove Klawalu Kota Sorong Papua Barat. Jurnal Median Volume 12 Nomor 2.

Nanlohy, H., Bambang, A. N., Ambaryanto. dan Hutabarat, S., (2014). Analisis Persepsi Masyarakat Terhadap Pengelolaan Kawasan Mangrove Teluk Kotania. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 2(1), 89–98.

Notoatmodjo, S., (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta. Jakarta.

Pauwah, et al., (2013). Persepsi Dan Preferensi Pengunjung Terhadap Kawasan Wisata Pantai Malalayang. Sabua Vol. 5, No.1 : Manado. UNSRAT (Diakses tanggal 11 Juni 2020).

Rahmila, Yulizar Ihrami, and M Arief Rahman Halim. 2018. “Mangrove Forest Development Determined for Ecotourism in Mangunharjo Village Semarang.” In E3S Web of Conferences, EDP Sciences, 4010.

Rare, et al., (2017). Identifikasi Potensi Obyek Wisata Pantai Tanjung Kayu Angin Di Desa Liku Kecamatan Samaturu Kabupaten Kolaka Jurnal Pendidikan Geografi Vol.1 No.1 [diakses tanggal 20 September 2018].

Sugiyono, (2015). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Supriharyono, (2002). Pelestarian dan Pengelolaan Sumberdaya Alam di Wilayah Pesisir Tropis. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Downloads

Published

2024-01-27

How to Cite

Widyana, A. S., Maruapey, A., & Nanlohy, L. H. (2024). Studi Persepsi Pengunjung Terhadap Taman Wisata Mangrove Klawalu Kota Sorong. Agriva Journal (Journal of Agriculture and Sylva), 2(1), 1–10. https://doi.org/10.33506/agriva.v2i1.2883

Issue

Section

Articles