Feasibility Analysis of Cakalang Fish Smoking Business (Katsuwonus pelamis) Scale of the Home Industry in Raja Ampat District

Authors

  • Fatimah Hardianti Fakultas Perikanan Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Selmina Dorkas Suruan Fakultas Perikanan Universitas Muhammadiyah Sorong

DOI:

https://doi.org/10.33506/jrpk.v6i1.2971

Keywords:

Kelayakan Usaha; Ikan Cakalang, Industri Rumah; Raja Ampat

Abstract

Pemanfaatan sumberdaya ikan tidak akan menghasilkan manfaat dan nilai ekonomi yang tinggi jika tidak diikuti dengan kegiatan usaha pengolahan dan pemasaran yang baik. Untuk mendorong terciptanya peningkatan pemanfaatan sumberdaya ikan yang optimal dan nilai tambah serta variasi untuk memperluas segmen pasar maka perlu dilakukan pengolahan hasil perikanan sehingga menghasilkan produk yang bermutu. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan usaha pengolahan ikan cakalang asap pada unit pengolahan yang dilaksanakan secara tradisional pada salah satu home industy di Kabupaten Raja Ampat. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data diperoleh secara primer dan sekunder melalui wawancara mendalam dan studi leteratur serta dikomperasi dengan data pada instansi terkait. Menggunakan analisis Analisis Benefit and Cost Ratio (B/C Ratio). Usaha pengolahan ikan cakalang asap pada salah satu unit usaha pengolahan ikan di Kabupaten Raja Ampat menunjukkan bahwa usaha ini layak dijalankan dengan tingkat kelayakan usaha yang baik Hal tersebut dibuktikan dengan nilai NPV, IRR, Net B/C, dan payback period memenuhi kelayakan kriteria investasi.

References

Dea Trio Mereta, 2011 “Pengawetan Ikan Bawal dengan Pengasapan dan Pemanggangan”, J. Ilmu-Ilmu Pertanian UGM 7, (2) : h. 34

Direktorat Gizi Departemen Kesehatan RI. 1981. Daftar Komposisi BahanMakanan. Bhatara Karya Aksara. Jakarta.

Djuhanda,T. 1981.Dunia Ikan.Armico.Bandung.

Fronthea Swastawati,2013 ”Karakteristik Kualitas Ikan Asap yang Diproses Menggunakan Metode dan Jenis Ikan Berbeda”, J. Aplikasi dan Teknologi Pangan 2, (3), ( 2013) : 126.Hadisoeganda, W.W. 1996. Bayam: Sayuran Penyangga Petani di Indonesia.Balai Penelitian Tanaman Sayuran.Bandung.

Hayati, Ari dan Sugito. 2006. Penambahan Daging Ikan Gabus (Ophicepallus Stianus Bukr) Dan Aplikasi Pembekuan Pada Pembuatan Pempek Gluten. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian. Vol 8, No. 2 Hal 147-151.

Nastiti, D. 2006. Kajian Peningkatan Mutu Produk Ikan Mayung (Arius thalassinus) Panggang di Kota Semarang. Tesis. Semarang: Universitas Diponegoro.

Mochamad Arief Sofijanto,2013 “IbM Kelompok Pengasapan Ikan di Lamongan” J. Perikanan Universitas Hang Tuah Lamongan 2 (1) : 2

Rodiah Nur Baya Sari, dkk.,2007 “Uji Coba Alat Penghasil Asap Cair Skala Laboratorium dengan menggunakan Bahan Pengasap Serbuk Gergaji Kayu Jati Sabrang atau Sungkai (peronema Canescens)”, J. Pasca Panen dan Bioteknologi Perikanan dan Kelautan Sedayu 2 (7) : 27

Rieny Sulistijowati S, dkk, 2013 “Mekanisme Pengasapan Ikan”, UNPAD-Press, h.

Rahayu S, Nasran. 1998. Ikan kayu (katsuobushi) sebagai penyedap masakan. Jakarta: LIPI Prosiding Widyakarya Nasional Khasiat Makanan Tradisional.

Saanin H. 1994. Taksonomi dan Kunci Identifikasi Ikan Jilid I dan II. Bandung : Penerbit Bina Cipta. 85 hlm.

Soekarto ST, Hubeis M. 2000. Metodologi Penilaian Organoleptik. Petunjuk Laboratorium. Bogor: Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi, Program Studi Ilmu Pangan, Institut Pertanian Bogor

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta

Winarno, F.G. 2004. Kimia Pangan dan Gizi. Cetakan Keenam. PT GramediaPustaka Utama.Jakarta.

Downloads

Published

2024-02-06

How to Cite

Hardianti, F., & Suruan, S. D. (2024). Feasibility Analysis of Cakalang Fish Smoking Business (Katsuwonus pelamis) Scale of the Home Industry in Raja Ampat District. Jurnal Riset Perikanan Dan Kelautan, 6(1), 118–126. https://doi.org/10.33506/jrpk.v6i1.2971