Bahasa Politik Lokal: Studi Diksi Legislator Kota Sorong Berbasis Kearifan Lokal

Authors

  • Rosalin Thesia Univrsitas Muhammadiyah Sorong
  • Abu Sofyan Univrsitas Muhammadiyah Sorong

Keywords:

bahasa politik, diksi, legislator, kearifan lokal, Kota Sorong

Abstract

Bahasa politik memiliki peran strategis dalam proses komunikasi antara legislator dan masyarakat, khususnya dalam konteks pemerintahan daerah yang memiliki karakter sosial dan budaya yang khas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan diksi bahasa para legislator Kota Sorong yang merefleksikan nilai-nilai kearifan lokal dalam praktik komunikasi politik. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode analisis wacana. Data penelitian berupa tuturan lisan dan teks tertulis legislator yang diperoleh dari dokumentasi sidang DPRD, pernyataan resmi, serta pemberitaan media lokal. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, pencatatan, dan dokumentasi, sedangkan analisis data meliputi identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi diksi politik yang mengandung unsur kearifan lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa legislator Kota Sorong cenderung menggunakan diksi yang bersifat persuasif, inklusif, dan kontekstual, dengan memanfaatkan istilah, ungkapan, serta simbol budaya lokal Papua sebagai strategi membangun kedekatan dengan masyarakat. Penggunaan diksi berbasis kearifan lokal ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian kebijakan, tetapi juga sebagai bentuk legitimasi politik dan penguatan identitas lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahasa politik lokal berperan penting dalam membangun komunikasi politik yang efektif, beretika, dan berakar pada nilai-nilai budaya masyarakat setempat.

Downloads

Published

2026-01-13

How to Cite

Rosalin Thesia, & Abu Sofyan. (2026). Bahasa Politik Lokal: Studi Diksi Legislator Kota Sorong Berbasis Kearifan Lokal. Journal of State and Public Administration, 2(1). Retrieved from https://ejournal.um-sorong.ac.id/index.php/jospa/article/view/5235