Pola Kehidupan Masyarakat Pedagang Kaki Lima Di Kota Sorong (Studi Pada Kehidupan Sosial Masyarakat Pedagang Kaki Lima di Kelurahan Kampung Baru)

Authors

  • Fx. Nurcahyo Andar Rusito Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Hermanto Suaib Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Nur Hidaya Universitas Muhammadiyah Sorong

Keywords:

Pola Kehidupan, Pedagang Kaki Lima, Kota Sorong

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola kehidupan sosial masyarakat pedagang kaki lima; untuk mengetahui faktor-faktor yang mendorong para pedatang bekerja sebagai PKL. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei dengan Teknik pengumpulan data yaitu observasi; interview atau wawancara; dan dokumentasi. Pengumpulan data dilakukan pada awal bulan juni tahun 2013. Populasi pada penelitian ini adalah semua pedagang kaki lima di kelurahan kampung tembok berlin, adapun sampel berjumlah 143 pedagang dan dipilih menggunakan Isimpe Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  mayoritas pedagang berada di usia prodiktif 30-40 tahun; berpendindikan rendah SD-SMA; Sarana dagang yang digunakan adalah gerobak; sebagian besar PKL cenderung berkelompok dengan sejenisnya; menempati ruang publik seperti trotoar, badan jalan serta lahan parkir; lokasi berjualan dekat dengan tempat tinggalnya; sebagian besar PKL belum memiliki izin usaha dari pemerintah. Faktor-faktor yang mempengaruhi pendatang memilih menjadi PKL ialah Tidak memerlukan pendidikan atau keterampilan; tidak memerlukan modal yang besar; dan untuk menambah penghasilan keluarga. Bersarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa dorongan untuk menjadi pedagang kaki lima karena adanya persaingan yang ketat disektor pekerjaan yang bersifat formal; kemampuan dan keterampilan yang terbatas; waktu bekerja disektor informal lebih luwes sehingga para PKL bias mencari pekerjaan lainnya selain menjadi PKL

References

Bharantika, B, Elita,1999, “Klasifikasi Sumber-Sumber PAD yang Potensial untuk Dikembangkan dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Upaya Peningkatannya di Kabupaten Dati II Jayapura, Tesis S-2, Pascasarjana-UGM, Yogyakarta.

Davey, K.J, 1998 Pembiayaan Pemerintah Daerah–Praktek-Praktek Internasional dan Relevansinya bagi Dunia Ketiga, Penerjemah Amanulah dkk, UI Press, Jakarta.

Devas, N., Binder, B., Both, A., Davey, K., Kelly, R., 1998, Keuangan Pemerintah Daerah di Indonesia, Edisi terjemahan, UI Press, Jakarta.

Haritz, Benyamin, 1995, “Peran Administrasi Pemerintah Daerah : Efektivitas Penerimaan Retribusi Daerah Pemerintah Daerah Tingkat II Se-Jawa Baratâ€, Prisma, Majalah Kajian Ekonomi dan Ilmu Sosial, No. 4, 81-95.

Gitosudarmo, Indriyo, 1997, Pengantar Bisnis, Edisi 2, BPFE, Yogyakarta.

Insukindro, Mardiasmo, Widayat, W., Jaya, W.K., Purwanto, B.M., Halim, A., Suprianto, J., Purnomo, A.B., 1994, Peranan dan Pengelolaan Keuangan Daerah Dalam Usaha Peningkatan PAD, Buku I, KKD FE UGM, Yogyakarta.

Jaya, W.K., 1996, “Analisis Keuangan Daerah; Pendekatan Makroâ€, Model Program PMSES, Kerjasama Ditjrn PUOD Depdagri dengan Pusat Penelitian dan Pengkajian Ekonomi dan Bisnis, UGM, Yogyakarta.

Downloads

Published

2019-11-07

How to Cite

Rusito, F. N. A., Suaib, H., & Hidaya, N. (2019). Pola Kehidupan Masyarakat Pedagang Kaki Lima Di Kota Sorong (Studi Pada Kehidupan Sosial Masyarakat Pedagang Kaki Lima di Kelurahan Kampung Baru). Jurnal Fase Kemajuan Sosial Dan Politik: Faksi, 3(1), 1–14. Retrieved from https://ejournal.um-sorong.ac.id/index.php/jf/article/view/671