EVALUASI KEMAMPUAN DAKTILITAS DAN KEKAKUAN BALOK GESER UMUR 7 HARI DAN 28 HARI MENGGUNAKAN BETON INSTAN

EVALUATION OF THE DUCTILITY CAPACITY AND STIFFNESS OF SHEAR BEAMS AT 7 DAY AND 28 DAY USING INSTANT CONCRETE

Authors

  • Binti Kholifatus Sholikhah Universitas Negeri Surabaya
  • Bambang Sabariman

DOI:

https://doi.org/10.33506/rb.v12i02.5472

Keywords:

Balok Tanpa Sengkang, Beton Instan, Daktilitas, Kekakuan, Pola Keruntuhan Geser

Abstract

Beton instan merupakan material alternative dalam konstruksi yang memudahkan pelaksanaan dan konsistensi mutu, namun penerapan pada elemen struktur khususnya balok geser, masih memerlukan kajiian lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kapasitas struktur, daktilitas kekakuan, serta pola keruntuhan yang terjadi pada balok beton instan dengan mutu rencana f’c= 25 MPa pada umur 7 hari dan 28 hari. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen melalui pengujian lentur dua titik pada balok beton bertulang tanpa sengkang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa beton instan yang digunakan mampu mencapai mutu rencana dengan nilai kuat tekan silinder umur 7 hari sebesar 38,05 MPa dan 43,57 MPa, sedangkan umur 28 hari sebesar 29,61 MPa. Benda uji balok pada penelitian ini menunjukkan kategori daktilitas rendah sesuai dengan FEMA 356. Selain itu, perbedaan umur beton menunjukkan adanya variasi respons kekakuan balok terhadap pembebanan. Serta mekanisme keruntuhan yang terjadi ditandai oleh munculnya retak geser diagonal yang berkembang dominan dari daerah tumpuan menuji titik pembebanan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa beton instan mampu mencapai mutu beton dalam waktu relatif cepat, namun keberdaan tulangan geser tetap diperlukan guna meningkatkan kemampuan daktilitas dan menghindari terjadinya kegagalan yang terjadi secara tiba-tiba pada elemen struktur.

References

Afrilia, A. T., Manggala, A. S., & Muhtar. (2023). Studi Eksperimental Kekakuan Balok Beton Bertulang Rangkap dengan Agregat Normal Stiffness Experiment of Double Reinforced Concrete Beams with Normal Aggregate. 4(4), 100–106.

Arman, A., & Ramayanti, C. (2018). Studi Eksperimental Metoda Pembuatan Beton Instan fc’ = 25 Mpa Dengan Penambahan Zat Adiktiffosroc SP 337 & Fosroc Conplast R. Jurnal Menara Ilmu, XII(79), 73–78.

Ayyubi, Y. M. Al. (2015). Pengaruh Nilai Banding Bentang Geser (a) Terhadap Tinggi Efektif (d) Pada Balok dengan Sengkang Miring Ditinjau Dari Kuat Lentur dan Geser. Rekayasa Teknik Sipil, 3, 01–11.

Badan Standardisasi Nasional. (2019). Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung. Sni 2847 : 2019.

FEMA 356. (2000). Prestandard And Commentary For The Seismic Rehabilitation Of Buildings (FEMA 356). Federal Emergency Management Agency Washington D.C, November.

Johannes, V., Sahureka, T. J. M., & Intan, S. (2023). Pengaruh Penambahan Sikament-Nn Dan Silica Fume Terhadap Kuat Tekan Beton SCC (Self Compac Concrete). Manumata, VIIII(I), 57.

Moehle, J. (2015). Seismic Design of Reinforced Concrete Buildings (2015th ed.). McGraw-Hill Education.

Nawy, & Edward. (1998). Beton Bertulang Suatu Pendekatan Dasar.

Nurlina, S., Suseno, H., Hidayat, T., & Pratama, M. (2016). Perbandingan Daktilitas Balok Beton Bertulang Dengan Menggunakan Perkuatan CFRP Dan GFRP. Rekayasa Sipil, 10(No. 1), 62–69. https://rekayasasipil.ub.ac.id/index.php/rs/article/view/333

Park, R. (1975). Reinforced Concrete Structures.

Park, R. (1988). State-of-the Art Report, Ductility Evaluation from Laboratory and Analytical Testing. Proceedings of Ninth World Conference on Earrthquake Engineering.

Sabariman, B., & Tavio. (2024). Inovasi Untuk Peningkatan Kekuatan Dan Kekakuan Balok Lentur Dengan Isian Pasangan Bata Merah Yang Dibebani Beban Vertikal Statik Monotonik (pp. 53–63).

Setiawan, A. (2016). Perancangan Struktur Beton Bertulang Berdasarkan SNI 2847 : 2013. Erlangga.

Sousa, D., Alex, M. D., Eva, O. L., Debs, E., & Mounir, K. (2023). Failure mechanism of one-way slabs under concentrated loads after local reinforcement yielding. Engineering Structures, 291, 116396. https://doi.org/10.1016/j.engstruct.2023.116396

Wang, C., & Salmon, C. G. (1993). DESAIN BETON BERTULANG Edisi Ke-4 Jilid 1. Erlangga.

Published

2026-10-31

How to Cite

Kholifatus Sholikhah, B., & Sabariman, B. (2026). EVALUASI KEMAMPUAN DAKTILITAS DAN KEKAKUAN BALOK GESER UMUR 7 HARI DAN 28 HARI MENGGUNAKAN BETON INSTAN: EVALUATION OF THE DUCTILITY CAPACITY AND STIFFNESS OF SHEAR BEAMS AT 7 DAY AND 28 DAY USING INSTANT CONCRETE. Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun, 12(02), 111–117. https://doi.org/10.33506/rb.v12i02.5472