Analisis Ketahanan SHA-256+ Salt dan Bcrypt terhadap Offline Dictionary Attack dan Brute Force Attack pada Sistem Autentikasi
DOI:
https://doi.org/10.33506/insect.v12i2.5835Keywords:
SHA-256, Bcrypt, Brute Force Attack, Dictionary Attack, Offline Password CrackingAbstract
Keamanan penyimpanan password merupakan aspek penting dalam sistem autentikasi karena kebocoran hash password dapat dimanfaatkan untuk melakukan serangan offline password cracking. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan ketahanan SHA-256 + Salt, bcrypt cost 10, dan bcrypt cost 12 terhadap dictionary attack dan brute force attack. Hash password diperoleh dari sistem autentikasi berbasis web, kemudian digunakan sebagai target pengujian secara offline. Pengujian dilakukan terhadap tiga kategori kompleksitas password, yaitu low, medium, dan high. Dictionary attack menggunakan wordlist berukuran 100, 500, dan 1.000 kandidat, sedangkan brute force attack dibatasi hingga 1.000 percobaan untuk setiap target. Evaluasi dilakukan berdasarkan waktu pengujian, jumlah percobaan, keberhasilan serangan, attempts per second, penggunaan CPU dan memori, serta estimasi waktu eksplorasi ruang pencarian. Hasil dictionary attack menunjukkan bahwa seluruh password berhasil ditemukan karena tersedia dalam wordlist, tetapi bcrypt membutuhkan waktu verifikasi lebih tinggi dibandingkan SHA-256 + Salt. Pada brute force attack, seluruh target belum ditemukan hingga batas 1.000 percobaan. SHA-256 + Salt menghasilkan throughput lebih dari dua juta percobaan per detik, sedangkan bcrypt cost 10 berada pada kisaran 15–18 percobaan per detik dan bcrypt cost 12 sekitar 3–5 percobaan per detik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bcrypt cost 12 memberikan ketahanan tertinggi di antara konfigurasi yang diuji, dengan konsekuensi biaya komputasi yang lebih besar.
References
[1] I. Algoritma et al., “Implementation Of Bcrypt Algorithm On Website-Based Hashing Generator Using Laravel Framework,” vol. 7, no. 2, 2023, doi: 10.52362/jisicom.v7i2.1130.
[2] S. Kasus, U. Langlangbuana, T. Informatika, F. Teknik, and U. Langlangbuana, “Penerapan Algoritma Bcrypt untuk Pengamanan Password pada Sistem Informasi Akademik ( SIAK ),” vol. 6, no. 2, pp. 1–5, 2025.
[3] S. Teknik, “Analisis Penggunaan Fungsi Hash BCrypt untuk Keamanan Kata Sandi”.
[4] A. Sha-, N. Sitorus, J. Sharon, G. Sinaga, and S. L. Samosir, “Analisis Kinerja Algoritma Hash pada Keamanan Data : Perbandingan,” vol. 2, no. 2, 2024.
[5] H. Md et al., “Perbandingan Waktu Pemecahan Password Menggunakan Algoritma yang perlu dikaji lebih lanjut , khususnya dalam konteks analisis empiris terhadap ketahanan efektif suatu algoritma hash dalam menahan serangan tersebut . Oleh karena itu , penelitian ini,” no. November 2025, 2026.
[6] J. T. Informasi, F. Teknik, and U. Tadulako, “Implementasi Enkripsi Data MD5 dan SHA-256 pada Sistem Informasi Peminjaman Buku Tanah,” vol. 22, no. 3, pp. 654–664, 2023.
[7] K. Nur, D. Suhartono, M. Thoriq, and A. Qothrunnada, “Implementasi Pengamanan Data Menggunakan Teknik Bcrypt Hashing Password dan Algoritma Advanced Encryption Standard ( AES ) Implementation of Data Security Using Bcrypt Hashing Password Technique and Advanced Encryption Standard ( AES ) Algorithm,” vol. 13, no. 1, pp. 101–108, 2025, doi: 10.26418/justin.v13i1.84997.
[8] R. S. Giffary and E. Ramadhani, “Implementasi Bcrypt dengan SHA-256 pada Password Pengguna Aplikasi Golek Kost,” vol. 3, pp. 543–546, 2022, doi: 10.30865/json.v3i4.4285.
[9] G. Divva, M. Zulma, H. B. Seta, and T. Yuniati, “Implementasi Algoritma AES Dan Bcrypt untuk Pengamanan File Dokumen,” vol. 4221, pp. 163–176, 2022.
[10] R. M. Liauren, B. Zaman, and S. Bahri, “Implementasi Algoritma Aes Dan Bcrypt Untuk Pengamanan,” no. 01, pp. 57–71, 2025.
[11] A. H. Md, R. Dafi, A. Azhar, and I. S. Widiati, “Evaluasi Keamanan Penyimpanan Password Menggunakan,” pp. 1302–1305, 2025.
[12] Y. Arafat, T. Hidayat, and M. Khozin, “Bcrypt Dan Passkey Pada Sistem Login Web Di Smk Negeri 1 XYZ,” vol. 11, no. 1, pp. 70–76, 2026.
[13] N. D. Aji, T. T. Sujaka, O. Asroni, and K. A. Latif, “Analisis dan Implementasi Algoritma Bcrypt dengan Affine Cipher untuk Pengamanan Password pada Aplikasi Web Analysis and Implementation Of Bcrypt Algorithm with Affine Cipher for Password Security in Web Applications,” vol. 8, no. 1, pp. 1–9, 2025.
[14] P. Serangan, B. Kata, and S. Studi, “Tentang Implementasi Hash Pada Aplikasi Web Prevention Of Password-Based Attacks : A Comprehensive Study Of Hash Implementation In Web ApplicationS,” vol. 7, pp. 920–925, 2024.
[15] J. Hutagalung, P. S. Ramadhan, S. J. Sihombing, and P. Korespondensi, “Keamanan Data Menggunakan Secure Hashing Algorithm (SHA) - 256 Dan Rivest Shamir Adleman (RSA) Pada Digital Signature Implementation Of Secure Hashing Algorithm (SHA) -256 And Rivest Shamir Adleman (RSA) On Digital Signature,” vol. 10, no. 6, 2023, doi: 10.25126/jtiik.2023107319.
[16] M. A. Ramadhan, Arpinda, D. Saputra, and D. I. Mulyana, “Pencegahan serangan berbasis kata sandi: Studi komprehensif tentang implementasi hash pada aplikasi web,” Journal of Information Technology and Computer Science (INTECOMS), vol. 7, no. 3, pp. 920–925, 2024.
[17] T. P. Batubara and M. A. S. Aritonang, “Perbandingan algoritma kriptografi hash SHA 256 dan SHA 512 untuk keamanan sandi,” Jurnal Quancom, vol. 3, no. 1, pp. 8–12, Jun. 2025, doi: 10.62375/jqc.v3i1.627.
[18] M. G. D. Saputra and D. R. Akbi, “Perbandingan Bcrypt, Argon2, dan PBKDF2 pada keamanan SIMPEG berbasis web,” Jurnal Informatika: Jurnal Pengembangan IT, vol. 11, no. 2, 2026, doi: 10.30591/jpit.v11i2.10280.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Keisha Tulauditta, Muhammad Rizky Ramadhan, Muhammad Fahmi Hamzah, I Wayan Rangga Pinastawa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





