Collaborative Governance dalam Pengembangan Wilayah Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pada Kawasan Bantaran Sungai Jagir Wonokromo Kota Surabaya

Authors

  • Moch Faizal Syahputra
  • Tukiman UPN Veteran Jawa Timur

DOI:

https://doi.org/10.33506/jn.v8i1.1848

Keywords:

Collaborative Governance, Ruang Terbuka Hijau, Kawasan Bantaran Sungai

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis collaborative governance dalam pengembangan wilayah RTH pada kawasan Bantaran Sungai Jagir Wonokromo Kota Surabaya. DLH Kota Surabaya yang menjadi leading sector menjadikan kawasan bantaran sungai menjadi RTH guna memberikan keseimbangan pada lingkungan sekitarnya dengan mengajak pemangku kepentingan lain seperti Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya, Sinar Mas Land, Lembaga Perwakilan Masyarakat Kelurahan Jagir dan Karang Taruna sebagai perwakilan masyarakat sekitar. Metode penelitian ini yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang menghasilkan data berupa kata-kata tertulis dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian menggunakan fokus teori model collaborative governance kerangka kerja integratif dari Emerson, Nabatchi, dan Balogh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa collaborative governance dalam pengembangan RTH pada kawasan Bantaran Sungai Jagir Wonokromo Kota Surabaya telah terlaksana dengan sangat baik dan telah sesuai dengan model kerangka kerja integratif collaborative governance, walaupun terdapat beberapa kendala, namun kendala yang ada tidak mengganggu proses kolaborasi dan dapat diatasi dengan baik

References

Andriani, A. (2019). Collaborative Governance Dalam Pembangunan Ruang Terbuka Hijau Tanjung Bersinar Parkdi Kabupaten Tabalong (Vol. 24). Doctoral Dissertation, University of Muhammadiyah Malang.

Emerson, K., Nabatchi, T., & Balogh, S. (2012). An Integrative Framework for Collaborative Governance. Journal of Public Administration Research and Theory, 22(1), 1–29. https://doi.org/10.1093/jopart/mur011

Islam, S. (2018). Bantaran Kali Jagir di Surabaya Kini Jadi Taman, Lihat Perubahannya! Okezone.Com. https://travel.okezone.com/read/2018/05/09/406/1896206/bantaran-kali-jagir-di-surabaya-kini-jadi-taman-lihat-perubahannya

Islami, M. Y., & Suheri, T. (2018). Arahan Pengembangan Ruang Terbuka Hijau Di Kota Banjarmasin. Jurnal Wilayah Dan Kota, 5(11), 18–26. https://doi.org/10.34010/jwk.v5i01.2139

Islamy, H. L. O. S. (2018). Collaborative Governance Konsep dan Aplikasi. Deepublish.

Kirana, C. A. D., & Artisa, R. A. (2020). Pengembangan Desa Wisata Berbasis Collaborative Governance di Kota Batu. Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik, 6(1), 68–84. https://doi.org/10.26618/kjap.v6i1.3119

Kompas.com. (2018). Bangun Apartemen di Surabaya, Sinarmas Land Revitalisasi Sungai Jagir. https://amp.kompas.com/properti/read/2018/02/09/080000021/bangun-apartemen-di-surabaya-sinarmas-land-revitalisasi-sungai-jagir

Miles, M. ., Huberman, M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis. Sage Publication.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif (40th ed.). PT Remaja Rosdakarya.

Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 12 Tahun 2014 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Surabaya Tahun 2014-2034, (2014).

Peraturan Menteri Agraria Dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2021 Tentang Tata Cara Penyusunan, Peninjauan Kembali, Revisi, Dan Penerbitan Persetujuan Substansi Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi, Kabupaten, (2021).

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang, (2021).

Priyatno, S., Hidajat, J. T., & Mulyadi, E. (2021). Kajian Ketersediaan Dan Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kawasan Perkotaan Parung Panjang Kabupaten Bogor. Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perencanaan Wilayah & Kota, 1(1), 1–14.

Ramadhan, F., & Osly, P. J. (2019). Analisis Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau Dan Kecukupannya di Kota Depok. Jurnal Infrastruktur, 5(1), 7–11. https://doi.org/10.35814/infrastruktur.v5i1.663

Rosawatiningsih, N. (2019). Kebijakan Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Flora Surabaya. The Journal of Society & Media, 3(1), 68. https://doi.org/10.26740/jsm.v3n1.p68-85

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (2nd ed.). CV Alfabeta.

Ulfa, L. M. (2018). Collaborative Governance Dalam Penyediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Kota di Surabaya. Jurnal Administrasi Negara, 1(1), 1–14.

Widari, R. C. (2022). Luas RTH dan Indeks Kualitas Udara Surabaya Lampaui Batas Nasional. Jatimnet.Com. https://jatimnet.com/luas-rth-dan-indeks-kualitas-udara-surabaya-lampaui-batas-nasional

Widigdo, W., & Hartono, S. (2019). Bantaran Kali Jagir, Surabaya sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH). Skripsi Universitas Kristen Petra Surabaya.

Yulfiah. (2020). Perumusan Strategi Pemulihan Kali Surabaya Berbasis Peran Serta Masyarakat. Seminar Teknologi Kebumian Dan Kelautan (SEMITAN II), 2(1), 405–410.

Zainudin, R. (2019). Analisis Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau Perkotaan Muara Enim Berdasarkan Kebutuhan Oksigen. Jurnal Swarnabhumi: Jurnal Geografi Dan Pembelajaran Geografi, 4(1), 50–60. https://doi.org/10.31851/swarnabhumi.v4i1.2737

Published

2022-12-25

How to Cite

Moch Faizal, & Tukiman. (2022). Collaborative Governance dalam Pengembangan Wilayah Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pada Kawasan Bantaran Sungai Jagir Wonokromo Kota Surabaya. Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial, 8(1), 1–14. https://doi.org/10.33506/jn.v8i1.1848