PENANAMAN MANGROVE DALAM RANGKA HARI MANGROVE SEDUNIA SEBAGAI UPAYA KONSERVASI LINGKUNGAN PESISIR DAN EDUKASI MASYARAKAT

Authors

  • Faridz Abdul Chalid Macap Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Nurbia Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Azwar Rahmatullah Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Nur Abu Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Umar Rusli Marasabessy Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Bintang Ekananda Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Azalia Fajri Yasin Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Mierta Dwangga Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Aldi Suma Universitas Muhammadiyah Sorong

DOI:

https://doi.org/10.33506/pjcs.v8i1.5384

Keywords:

Mangrove, Coastal Conservation, Community Participation, Sustainability

Abstract

Kegiatan penanaman mangrove di Kawasan Mangrove Bandara DEO, Kota Sorong, yang dilaksanakan pada peringatan Hari Mangrove Sedunia 2025, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya ekosistem mangrove dan mendukung konservasi pesisir. Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan garis pantai, mencegah abrasi, dan menjadi habitat bagi berbagai biota laut. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa, masyarakat lokal, pelajar, serta perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Sorong, LSM lingkungan, dan organisasi pecinta alam. Sebanyak 50 bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata ditanam di kawasan yang mengalami degradasi vegetasi. Selain kegiatan penanaman, dilakukan juga edukasi mengenai manfaat ekologis mangrove dan teknik penanaman yang tepat. Metode yang diterapkan adalah pendekatan partisipatif, dengan melibatkan masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan, termasuk dalam perencanaan dan pelaksanaan penanaman. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta, serta peningkatan pemahaman tentang peran mangrove dalam ekosistem pesisir. Kegiatan ini berhasil memperkuat komitmen bersama untuk menjaga kelestarian kawasan mangrove dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Untuk memastikan keberlanjutan program, kegiatan ini akan diikuti dengan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup bibit mangrove yang ditanam. Keberlanjutan dari kegiatan ini penting untuk mendukung konservasi mangrove jangka panjang di kawasan Bandara DEO dan mendorong gerakan serupa di lokasi lainnya. Partisipasi aktif dari semua pihak menunjukkan bahwa konservasi mangrove dapat dilakukan secara kolaboratif dan berkelanjutan.

References

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (2021). Kajian Risiko Bencana Kota Sorong. Jakarta: BNPB.

Dahuri, R., Rais, J., Ginting, S. P., & Sitepu, M. J. (2004). Pengelolaan Sumber Daya Wilayah Pesisir dan Lautan secara Terpadu. Jakarta: Pradnya Paramita.

Giri, C., Ochieng, E., Tieszen, L. L., Zhu, Z., Singh, A., Loveland, T., ... & Duke, N. (2011). Status and distribution of mangrove forests of the world using earth observation satellite data. Global Ecology and Biogeography, 20(1), 154– 159.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK). (2020). Panduan Rehabilitasi Mangrove Nasional. Jakarta: KLHK.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK). (2021). Status Mangrove Indonesia. Jakarta: Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan.

Kusmana, C. (2003). Teknik rehabilitasi mangrove. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 3(2), 59–66.

Primyastanto, M., & Sari, N. P. (2015). Peran Hutan Mangrove terhadap Ekonomi Masyarakat Pesisir. Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik, 1(1), 45–54.

Rahman, H. & Satria, A. (2019). Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Ekosistem Mangrove Berbasis Konservasi. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 23(1), 67–84.

Setyawan, A. D. (2014). Ekologi dan Sebaran Mangrove di Indonesia. Jurnal Biologi Tropis, 14(2), 123–132.

United Nations. (2015). Transforming our world: The 2030 Agenda for Sustainable Development. United Nations.

Wicaksono, A., & Wijayanti, D. (2021). Efektivitas Kegiatan Penanaman Mangrove sebagai Upaya Konservasi Lingkungan di Pesisir. Jurnal Pengabdian Masyarakat Maritim, 2(1), 31–42.

Mangrove Day. (2020). International Day for the Conservation of the Mangrove Ecosystem. UNESCO.

Published

2025-01-31

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.