Integrasi Program Bantuan Sosial dalam Sistem Perlindungan Sosial Daerah: Studi Pada Pemerintah Kota Depok

Authors

  • Ahmad Shofwan Syaukani Universitas Indonesia
  • Isbandi Rukminto Adi Universitas Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33506/jn.v12i1.5722

Abstract

This study is motivated by the implementation of social assistance programs in Depok City, This study is motivated by the fragmented implementation of social assistance programs in Depok City, where various local government agencies operate with different databases, mechanisms, and target beneficiaries. This condition risks causing benefit overlaps, inaccurate targeting, and poor coordination in poverty alleviation efforts. To address this, the Depok City Government developed the Kartu Depok Sejahtera (KDS) Program as an instrument for integrating local social assistance programs. This study aims to analyze the integration process of social assistance programs in Depok City using Heffron's (1989) public organizational characteristics framework, encompassing personal aspects, internal organizational structure and processes, and organizational transactions with the environment. A descriptive qualitative approach was employed through in-depth interviews, observation, and documentation study. The findings reveal that integration was built through regulatory strengthening, application of poverty parameters, data verification and validation, cross-agency coordination, and the development of KDS as a gateway to various local social protection programs. The study concludes that the integration of social assistance in Depok City represents a governance transformation from a fragmented system toward a more coordinated one through capacity building of actors, data and program integration, and multi-stakeholder collaboration. The sustainability of this integration is influenced by local government commitment, human resource capacity, and adaptability to changes in national policy.

References

Abidin, Y. Z. (2016). Komunikasi pemerintahan: Filosofi, konsep dan aplikasi. Pustaka Setia.

Adi, I. R. (2018). Kesejahteraan sosial: Pekerjaan sosial, pembangunan sosial, dan kajian pembangunan. Rajagrafindo Persada.

Alfisyahrin, Doni. "Optimalisasi Fungsi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) dalam Perspektif Diskresi Kebijakan Penanganan Kemiskinan Kota Semarang." Jurnal Media Administrasi 3.1 (2021): 86-99.

Kaswidjanti, W., et al. (2015). Pengembangan aplikasi sistem pendukung keputusan program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Bantul. Dalam Prosiding Seminar Nasional Informatika 2015. Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta. https://www.neliti.com/publications/175239/pengembangan-aplikasi-sistem-pendukung-keputusan-program-pengentasan-kemiskinan#cite

Baldwin, R., Cave, M., & Lodge, M. (2012). Understanding regulation: Theory, strategy and practice. Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/acprof:osobl/9780199576081.001.0001

Bappenas. (2014). Perlindungan sosial di Indonesia: Tantangan dan Arah ke Depan. Direktorat Perlindungan dan Kesejahteraan Masyarakat.

Barca, V. (2017). Integrating data and information management for social protection: Social registries and integrated beneficiary registries. Australian Aid. https://www.dfat.gov.au/sites/default/files/integrating-data-information-management-social-protection-brief.pdf

Bryson, J. M. (2004). What to do when stakeholders matter: stakeholder identification and analysis techniques. Public management review, 6(1), 21-53. https://doi.org/10.1080/14719030410001675722

Carter, B., Roelen, K., Enfield S. and Avis, W. (2019). Social Protection Topic Guide. Revised Edition. K4D Emerging Issues Report 18. Brighton, UK: Institute of Development Studies

Fithriyyah, M. U. (2021). Dasar-dasar teori organisasi. Institute for Research and Development (IRDeV).

Gemiharto, I., & Rosfiantika, E. (2017). Tata kelola pemerintahan dalam penanggulangan kemiskinan melalui dana hibah dan bantuan sosial di Indonesia. Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi, 7(1), 103–116. https://doi.org/10.34010/jipsi.v7i1.336

Godsadge, Nino. (2022) From Fragmentation to Policy Coordination: Why Does it Matter. International Policy Centre for Inclusive Growth, 534.

https://repositorio.ipea.gov.br/handle/11058/15342

Habib, F., & Laksono, A. Y. T. (2019). Dual track pengentasan kemiskinan: Kartu Menuju Sejahtera (KMS) dan modal sosial. Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial, 18(2), 135–148.

Habibullah, H. (2017). Perlindungan Sosial Komprehensif di Indonesia. Sosio Informa, 3(1).

Heffron, F. (1989). Organization theory and public organizations: The political connection. Prentice Hall.

Huraerah, A. (2019). Kebijakan perlindungan sosial: Teori dan aplikasi dynamic governance. Nuansa Cendekia.

Indonesia Corruption Watch. (2021). Bantuan sosial di tengah pandemi Covid-19: Analisis persoalan dan rekomendasi kebijakan. https://antikorupsi.org/sites/default/files/dokumen/Policy%20Paper_Catatan%20dan%20Evaluasi%20Bantuan%20Sosial%20Covid-19.pdf

Irmayani, N. R., & Suradi, S. (2018). Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Keterpaduan Data di Kota Semarang. Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial, 8(1).

Knoepfel, P., Larrue, C., Varone, F., & Hill, M. (2007). Public policy analysis. The Policy Press.

Krimisyaningsih, E., Sagala, S., Fitrinitia, I. S., Zahra, R. A., & Darmawan, A. B. (2024). Integrasi program bantuan dan jaminan sosial dalam kerangka perlindungan sosial adaptif. Salus Cultura: Jurnal Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, 4(1), 15–28. https://doi.org/10.55480/saluscultura.v4i1.180

Mariotti, C., Ulrichs, M., & Harman, L. (2016). Sustainable escapes from poverty through productive inclusion. Chronic Poverty Advisory Network. https://www.chronicpovertynetwork.org/resources/2016/9/29/sustainable-escapes-from-poverty-through-productive-inclusion

Madani, M. (2011). Dimensi interaksi aktor dalam proses perumusan kebijakan publik. Graha Ilmu.

Masnan, S., & Nashir, A. (2020). Penanggulangan kemiskinan melalui program Kartu Keluarga Sejahtera. Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 11(2), 1–14.

Murdiyana, & Mulyana. (2017). Analisis kebijakan pengentasan kemiskinan di Indonesia. Jurnal Politik Pemerintahan, 10(1), 73–96. https://doi.org/10.33701/jppdp.v10i1.384

Nainah, E., et al. (2022). Analisis pengelolaan dana bantuan sosial tunai di Kota Bandung. Jurnal Kewarganegaraan, 6(1), 1277–1285.

Nainggolan, T., & Susantyo, B. (2017). Upaya Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Melalui Program Keluarga Harapan: Studi di Empat Daerah di Indonesia. Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial, 7(1), 31-46.

Noerkaisar, N. (2021). Efektivitas penyaluran bantuan sosial pemerintah untuk mengatasi dampak Covid-19 di Indonesia. Jurnal Manajemen Perbendaharaan, 2(1), 83–104. https://doi.org/10.33105/jmp.v2i1.363

Nugroho, R. (2017). Public policy. Elex Media Komputindo.

Nugroho, H., & Ruhama, Z. (2021). Kebijakan perlindungan sosial Indonesia pada situasi krisis Covid-19. Salus Cultura: Jurnal Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, 1(1), 61–70. ttps://doi.org/10.55480/saluscultura.v1i1.9

Pamungkas, S. H. A., Daffaakbar, M. A., & Nurrizky, A. M. (2022). Analisis tata kelola kebijakan sosial penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia berdasarkan perspektif adaptive governance. Journal of Social Development Studies, 3(2), 87–105. https://doi.org/10.22146/jsds.5226

Pangesti, A. W. (2021). Analisis implementasi kebijakan bantuan sosial APBD sebagai jaring pengaman sosial bagi masyarakat terdampak Covid-19 di Kota Depok (Skripsi, Universitas Indonesia). https://lib.ui.ac.id/detail?id=20517130&lokasi=lokal

Permatasari, A. (2020). Birokrasi pemerintahan: Sebuah pengantar. Litera.

Pratomo, O. M. (2019). Analisis efektivitas bantuan tunai dan nontunai dalam penanggulangan kemiskinan di Indonesia (Tesis, Universitas Indonesia). https://lib.ui.ac.id/detail?id=20486596&lokasi=lokal

Prasetyo, Y. E., Sincoko, R. A., Yulianti, R., Santono, H., Andriani, D., Anik, M., & Lestari, D. P. (2023). Dilema bansos: Pembelajaran dari pandemi & urgensi reformasi tata kelola. Kompas.

Pujileksono, S. (2016). Perundang-undangan sosial dan pekerjaan sosial: Perspektif pemenuhan keadilan dan kesejahteraan sosial masyarakat. Setara Press.

Putra, M. A. O., & Nasikh. (2022). Pengaruh inovasi daerah terhadap kemiskinan. Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Manajemen, 18(1), 159–166. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/3276272

Ramdlaningrum, H., Laksmono, B. S., Anugrah, B., Wasanti, R., Fitriani, R., & Hasan, A. A. (2021). Reformasi perlindungan sosial: Mengukuhkan integrasi dan kerapatan jaring pengaman sosial. Seknas FITRA.

Rawlings, L., & Murthy, S. (2013). UNICEF and World Bank approaches to building social protection system https://bettercarenetwork.org/sites/default/files/attachments/Approaches%20to%20Building%20Social%20Protection%20Systems.pdf

Rasaili, P. K. (2023). Stakeholders perspective on building integrated social protection system in Nepal. Journal of Social Protection, 3(1), 11–25. https://doi.org/10.3126/jsp.v3i01.56776

Robalino, D., Rawlings, L., & Walker, I. (2012). Building social protection and labor systems: Concepts and operational implications (Social Protection and Labor Discussion Paper Series No. 1202). World Bank. https://openknowledge.worldbank.org/entities/publication/43cc0ecb-80d5-5fea-a4f9-efbf303bfbe4

Rohman, A., Sukiman, A., & Trihardianto, W. (2021). Penanggulangan kemiskinan melalui pusat kesejahteraan sosial dalam perspektif pelayanan publik. Publicio: Jurnal Ilmu Politik, Kebijakan dan Ilmu Sosial, 3(1), 71–84. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/2635092

Rowa, H. (2021). Organisasi pemerintahan dalam teori dan praktik. Institut Pemerintahan Dalam Negeri.

Rusfiana, Y., & Supriatna, C. (2021). Memahami birokrasi pemerintahan dan perkembangannya. Alfabeta.

Suharto, E. (2021). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat: Kajian strategis pembangunan kesejahteraan sosial & pekerjaan sosial. Refika Aditama.

Susilowati, Elly et al. (2023). Analisis Pengelolaan Sumber Dana Bantuan Sosial. Politeknis Kesejahteraan Sosial Bandung.

Syukri, M., Hastuti, Akhmadi, Kartawijaya, & Kurniawan, A. (2014). Studi kualitatif proliferasi dan interaksi program pemberdayaan masyarakat di Jawa Tengah, NTB, dan Sulawesi Selatan. SMERU Institute.https://smeru.or.id/id/publication-id/studi-kualitatif-proliferasi-dan-integrasi-program-pemberdayaan-masyarakat-di-jawa

UNDG. (2016). UNDG social protection coordination toolkit: Coordinating the design and implementation of nationally defined social protection floors. New York: United Nations Development Group. https://www.ilo.org/publications/undg-social-protection-coordination-toolkit-coordinating-design-and

UNICEF. (2019). UNICEF global social protection programme framework. Social Inclusion and Policy Division, UNICEF. https://www.unicef.org/reports/global-social-protection-programme-framework-2019

Wibowo dan Machdum. (2023). Buku Seri 1 Perundang-Undangan Sosial : Bantuan Sosial bagi Masyarakat Miskin. Kilau Kata.

World Bank. (2017). Menuju sistem bantuan sosial yang menyeluruh, terintegrasi dan efektif di Indonesia. World Bank Indonesia. http://documents.worldbank.org/curated/en/633541509966962905

World Bank Indonesia. (2020). Berinvestasi pada manusia: Perlindungan sosial untuk visi Indonesia 2045. World Bank Indonesia. https://documents1.worldbank.org/curated/en/655621593754882154/pdf/Investing-in-People-Social-Protection-for-Indonesia-39-s-2045-Vision.pdf

Published

2026-06-29

How to Cite

Syaukani, A. S., & Adi, I. R. (2026). Integrasi Program Bantuan Sosial dalam Sistem Perlindungan Sosial Daerah: Studi Pada Pemerintah Kota Depok. Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial, 12(1), 300–318. https://doi.org/10.33506/jn.v12i1.5722