Politik Agraria dan Kebijakan Pertanian di Kabupaten Sorong: Kontestasi Kepentingan, Tanah Ulayat, dan Ketahanan Pangan Lokal

Authors

  • Ismail Munadi Sangadji Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Siti Fatimah universitas muhammadiyah sorong

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis politik agraria dan kebijakan pertanian di Kabupaten Sorong
dengan fokus pada kontestasi kepentingan, tanah ulayat, dan ketahanan pangan lokal. Penelitian
menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan menganalisis artikel ilmiah,
peraturan daerah, dokumen kebijakan, data statistik, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan.
Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dengan melihat hubungan antara pemerintah daerah,
masyarakat adat, petani, dan pelaku ekonomi dalam penguasaan serta pemanfaatan sumber daya
agraria. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan pertanian di Kabupaten Sorong tidak hanya
berkaitan dengan peningkatan produksi pangan, tetapi juga dipengaruhi oleh persoalan penguasaan
tanah, perlindungan hak ulayat, kepentingan pembangunan, dan kapasitas implementasi kebijakan.
Keberadaan kebijakan perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan menjadi instrumen penting,
tetapi implementasinya masih menghadapi kendala kelembagaan, ekonomi, dan sosial. Penelitian ini
menegaskan pentingnya politik pertanian berbasis keadilan agraria melalui perlindungan tanah ulayat,
partisipasi masyarakat adat dan petani, serta pemerataan manfaat pembangunan untuk mendukung
ketahanan pangan lokal.

Downloads

Published

2026-07-27

How to Cite

Sangadji, I. M., & Fatimah, S. (2026). Politik Agraria dan Kebijakan Pertanian di Kabupaten Sorong: Kontestasi Kepentingan, Tanah Ulayat, dan Ketahanan Pangan Lokal. Jurnal GRADUAL : Governance Administration and Public Service, 13(1), 68–76. Retrieved from https://ejournal.um-sorong.ac.id/index.php/gl/article/view/6108