Politik Agraria dan Kebijakan Pertanian di Kabupaten Sorong: Kontestasi Kepentingan, Tanah Ulayat, dan Ketahanan Pangan Lokal
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis politik agraria dan kebijakan pertanian di Kabupaten Sorong
dengan fokus pada kontestasi kepentingan, tanah ulayat, dan ketahanan pangan lokal. Penelitian
menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan menganalisis artikel ilmiah,
peraturan daerah, dokumen kebijakan, data statistik, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan.
Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dengan melihat hubungan antara pemerintah daerah,
masyarakat adat, petani, dan pelaku ekonomi dalam penguasaan serta pemanfaatan sumber daya
agraria. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan pertanian di Kabupaten Sorong tidak hanya
berkaitan dengan peningkatan produksi pangan, tetapi juga dipengaruhi oleh persoalan penguasaan
tanah, perlindungan hak ulayat, kepentingan pembangunan, dan kapasitas implementasi kebijakan.
Keberadaan kebijakan perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan menjadi instrumen penting,
tetapi implementasinya masih menghadapi kendala kelembagaan, ekonomi, dan sosial. Penelitian ini
menegaskan pentingnya politik pertanian berbasis keadilan agraria melalui perlindungan tanah ulayat,
partisipasi masyarakat adat dan petani, serta pemerataan manfaat pembangunan untuk mendukung
ketahanan pangan lokal.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





