Politik Identitas Berbasis Agama dalam Kontestasi Politik Lokal di Kota Sorong

Authors

  • Agus Sukrisman Univrsitas Muhammadiyah Sorong
  • Muhammad Yusuf Bahar Univrsitas Muhammadiyah Sorong

Abstract

Abstrak

Fenomena politik identitas berbasis agama semakin menguat dalam dinamika politik lokal di Indonesia, khususnya pada wilayah dengan karakter masyarakat yang multikultural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana politik identitas berbasis agama dimanfaatkan dalam kontestasi politik lokal di Kota Sorong serta implikasinya terhadap proses demokrasi dan kohesi sosial masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan aktor politik, tokoh agama, penyelenggara pemilu, dan masyarakat, serta didukung oleh observasi dan analisis dokumen terkait kontestasi politik lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agama kerap dijadikan simbol dan instrumen mobilisasi politik untuk membangun basis dukungan elektoral, terutama melalui narasi moral, kedekatan emosional, dan legitimasi kepemimpinan. Di sisi lain, praktik politik identitas berbasis agama berpotensi memperkuat solidaritas kelompok, namun juga memunculkan risiko polarisasi sosial apabila tidak dikelola secara inklusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa politik identitas berbasis agama di Kota Sorong merupakan realitas politik yang tidak terpisahkan dari konteks sosial-budaya masyarakat, sehingga diperlukan penguatan etika politik, dialog antaragama, dan komitmen aktor politik terhadap nilai-nilai demokrasi substantif untuk menjaga stabilitas dan harmoni sosial dalam politik lokal.

Downloads

Published

2026-01-13

How to Cite

Sukrisman, A., & Bahar, M. Y. (2026). Politik Identitas Berbasis Agama dalam Kontestasi Politik Lokal di Kota Sorong. Jurnal GRADUAL : Governance Administration and Public Service, 13(1), 13–18. Retrieved from https://ejournal.um-sorong.ac.id/index.php/gl/article/view/5467