Politik Identitas Berbasis Agama dalam Kontestasi Politik Lokal di Kota Sorong
Abstract
Abstrak
Fenomena politik identitas berbasis agama semakin menguat dalam dinamika politik lokal di Indonesia, khususnya pada wilayah dengan karakter masyarakat yang multikultural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana politik identitas berbasis agama dimanfaatkan dalam kontestasi politik lokal di Kota Sorong serta implikasinya terhadap proses demokrasi dan kohesi sosial masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan aktor politik, tokoh agama, penyelenggara pemilu, dan masyarakat, serta didukung oleh observasi dan analisis dokumen terkait kontestasi politik lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agama kerap dijadikan simbol dan instrumen mobilisasi politik untuk membangun basis dukungan elektoral, terutama melalui narasi moral, kedekatan emosional, dan legitimasi kepemimpinan. Di sisi lain, praktik politik identitas berbasis agama berpotensi memperkuat solidaritas kelompok, namun juga memunculkan risiko polarisasi sosial apabila tidak dikelola secara inklusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa politik identitas berbasis agama di Kota Sorong merupakan realitas politik yang tidak terpisahkan dari konteks sosial-budaya masyarakat, sehingga diperlukan penguatan etika politik, dialog antaragama, dan komitmen aktor politik terhadap nilai-nilai demokrasi substantif untuk menjaga stabilitas dan harmoni sosial dalam politik lokal.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





