Pertanian dalam Arena Politik: Relasi Kebijakan Publik, Kekuasaan, dan Nasib Petani
Abstract
Abstrak
Sektor pertanian tidak hanya berperan sebagai penopang ketahanan pangan dan sumber penghidupan masyarakat pedesaan, tetapi juga menjadi arena strategis dalam dinamika politik dan kebijakan publik. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis relasi antara kebijakan publik, kekuasaan politik, dan nasib petani dalam perspektif ekonomi politik. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif berbasis studi literatur dan analisis kebijakan, penelitian ini mengkaji bagaimana proses perumusan dan implementasi kebijakan pertanian dipengaruhi oleh kepentingan aktor politik, kelompok kepentingan, serta struktur kekuasaan di tingkat nasional dan lokal. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan pertanian sering kali tidak bersifat netral, melainkan mencerminkan kompromi politik yang dalam beberapa kasus lebih menguntungkan aktor elite dan pelaku agribisnis dibandingkan petani kecil. Politisasi subsidi, distribusi input produksi, serta program bantuan pertanian berpotensi memperkuat ketimpangan akses terhadap sumber daya dan melemahkan posisi tawar petani. Artikel ini menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan pertanian tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis dan ekonomi, tetapi juga oleh konfigurasi kekuasaan dan proses politik yang melatarbelakanginya. Oleh karena itu, diperlukan perumusan kebijakan pertanian yang lebih inklusif, transparan, dan berpihak pada petani kecil guna mewujudkan pembangunan pertanian yang adil dan berkelanjutan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





