Tingkat Kerentanan Banjir Kota Sorong Papua Barat

Syaiful Maliki Arief(1), Rima Herlina Siburian(2), Wahyudi Wahyudi(3),
(1) 
(2) University of Papua
(3) 

Corresponding Author
Copyright (c) 2019 Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta

DOI : https://doi.org/10.33506/md.v11i2.456

Full Text:    Language : en
Submitted : 2019-06-04
Published : 2019-10-15

Abstract


Kota Sorong merupakan salah satu kota di Provinsi Papua Barat yang sering menghadapi masalah banjir.  Namun seberapa luas daerah yang rentan terhadap kondisi ini, belum ada data mengenai hal tersebut. Untuk itu penelitian ini   dilakukan untuk mengetahui sebaran tingkat kerentanan bencana banjir di kota Sorong. Penelitian  ini  merupakan  penelitian  deskriptif  menggunakan  analisis  dan  sebaran  pola  tingkat  kerentanan  banjirdengan teknik analisa  data  menggunakan  overlay, scoring, dan layout berdasarkan software Arc View 10.5. 

Hasil penelitian  menunjukkan bahwa tingkat kerentanan  banjir di Kota Sorong diklasifikasikan  dalam  4  tingkat  kerentanan  banjir  yang meliputi  sangat  rentan,  rentan,  kurang  rentan,  dan  tidak  rentan.  Seluas 4, 53 % wilayah kota Sorong  tergolong sangat rentan terhadap banjir, rentan banjir seluas 33,65 %   yang  kurang rentan sebasar 42.11 % dan  daerah tidak rentan sebesar 19,71 %. Wilayah yang harus diwaspadai  karena rentan dan sangat rentan banjir adalah seluas 38,18  %   meliputi  Distrik Sorong Timur, Manoy, Sorong, Sorong Kota dan Sorong Barat. Daerah tersebut adalah pusat pemerintahan dan termasuk daerah padat pemukiman penduduk. 


Keywords


Banjir, Kota Sorong, tingkat kerentanan

References


Budiyanto, E 2002. Sistem Informasi Geografis Menggunakan ARC VIEW GIS. Penerbitan Andi, Yogyakarta.

Gafur, Muzna, A. 2008. Analisis Potensi banjir berdasarkan Aliran Permukaan pada DAS Remu Wilayah Kota Sorong Provinsi Papua Barat. Thesis Magister Pertanian Universitas Samratulangi. Manado.

IPCC. 2007. Climate change 2007, the physical Science Basis. Conteribution of working group I to the fourth Assesment report of the intergovernmental panel on climate change. United Kingdom and New York, USA: Cambridge University Press.

Putuhena. 2011. Perubahan iklim dan resiko bencana pada wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Prosiding seminar Nasional Pengembangan Pulau-pulau Kecil. Hal 287-298.

Sayogo, S. S., dkk. (2009). “Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis Untuk Menganalisis Genangan Air Hujan”, NEUTRON, VOL.9, NO.2

Somantri, L. (2008). “Pemanfaatan Teknik Penginderaan Jauh Untuk Mengidentifikasi Kerentanan dan Resiko Banjir”, Jurnal Gea, Jurusan Pendidikan Geografi, Vol.2, No.8.


Article Metrics

 Abstract Views : 37 times
 PDF Downloaded : 6 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.