The PDF file you selected should load here if your Web browser has a PDF reader plug-in installed (for example, a recent version of Adobe Acrobat Reader).

If you would like more information about how to print, save, and work with PDFs, Highwire Press provides a helpful Frequently Asked Questions about PDFs.

Alternatively, you can download the PDF file directly to your computer, from where it can be opened using a PDF reader. To download the PDF, click the Download link above.

Fullscreen Fullscreen Off

Abstract


Pasar bersifat dinamis dan selalu berubah mengakibatkan bertambahnya minat dalam beberapa area perilaku konsumen termasuk di dalamnya pembelian impulsif. Beberapa penelitian menyatakan bahwa lebih dari 50 % konsumen yang berbelanja di mall membeli item produk secara impulsif dan sebanyak 70 % dari semua item produk pada toko bahan makanan dan minuman dibeli secara impulsif, kemudian diperkirakan lebih dari 4 Miliar US$ penjualan tahunan di Amerika Serikat terjadi melalui pembelian impulsif, sehingga hal ini tentu saja akan berdampak pada naiknya laba perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh isyarat eksternal yaitu stimulus marketing mix, atmosfer dalam retail dan isyarat internal yaitu impulse buying tendency (IBT) atau kecenderungan pembelian impulsif, afektif, kognitif dan evaluasi normatif terhadap perilaku pemblian impulsif yang dilakukan oleh kalangan mahasiswa di kota Malang.

Data dikumpulkan melalui penyebaran kuisioner dan wawancara yang dilakukan terhadap 150 responden mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Alat analisis yang digunakan untuk menjawab hipotesis dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isyarat eksternal dan internal berpengaruh signifikan pada pembelian impulsif. Stimulus marketing mix, IBT, afektif, kognitif dan evaluasi normatif mampu meningkatkan level pembelian impulsif yang dilakukan kalangan mahasiswa di kota Malang. Hasil lainnya menunjukkan bahwa kognitif berbanding terbalik atau negatif terhadap pembelian impulsif. Dengan kata lain semakin tinggi aspek kognitif seseorang, semakin menurunkan perilaku pembalian impulsif. Tetapi tidak ditemukan pengaruh signifikan atmosfer dalam retail terhadap pembelian impulsif, artinya tinggi atau rendahnya strategi atmosfer dalam retail yang sengaja diciptakan oleh pihak pemasar dan retailer tidak akan berdampak pada level pembelian impulsif yang dilakukan oleh kalangan mahasiswa di kota Malang.