ANALISA ENERGI SPESIFIK TERHADAP KEMIRINGAN PADA SALURAN TERBUKA AKIBAT PENGGUNAAN PINTU SORONG
EFFECT OF CHANNEL SLOPE ON SPECIFIC ENERGY IN OPEN CHANNEL USING SLUICE GATES
DOI:
https://doi.org/10.33506/rb.v12i01.5404Keywords:
specific energy, channel slope, sluice gate, open channelAbstract
Salah satu bangunan air yang paling umum digunakan pada saluran terbuka adalah pintu sorong. Aliran yang melintasi pintu sorong pada umumnya mengalami percepatan disertai dengan penurunan kedalaman aliran, sehingga berpengaruh secara langsung terhadap nilai energi spesifik. Energi spesifik memiliki keterkaitan dengan tingkat efisiensi energi dalam saluran terbuka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola aliran ketika bilangan Froude (Fr) digunakan sebagai dasar dalam analisis energi spesifik (E) pada pintu sorong. Dalam penelitian ini kondisi aliran dikatakan sebagai aliran subkritis apabila, nilai angka Froude lebih kecil dari satu (Fr < 1), dan debit divariasikan menjadi: = 270 , = 410,67 , = 468,33 , = 542,67 , dan = 620 . Variasi nilai kemiringan (I) terdiri dari =0,012, =0,025, =0,038, =0,05, = 0,062. Pada kondisi hulu pintu sorong, energi spesifik relatif lebih besar akibat meningkatnya kedalaman aliran, namun perubahan kemiringan saluran tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap nilai energi spesifik. Sementara itu, pada kondisi hilir pintu sorong, energi spesifik cenderung lebih kecil dan relatif konstan meskipun kemiringan saluran meningkat. Secara keseluruhan, kemiringan saluran, debit aliran, dan penggunaan pintu sorong menghasilkan distribusi energi yang berbeda pada setiap segmen saluran, sehingga analisis energi spesifik menjadi parameter penting dalam perencanaan dan pengoperasian saluran terbuka.Salah satu bangunan air yang paling umum digunakan pada saluran terbuka adalah pintu sorong. Aliran yang melintasi pintu sorong pada umumnya mengalami percepatan disertai dengan penurunan kedalaman aliran, sehingga berpengaruh secara langsung terhadap nilai energi spesifik. Energi spesifik memiliki keterkaitan dengan tingkat efisiensi energi dalam saluran terbuka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola aliran ketika bilangan Froude (Fr) digunakan sebagai dasar dalam analisis energi spesifik (E) pada pintu sorong. Dalam penelitian ini kondisi aliran dikatakan sebagai aliran subkritis apabila, nilai angka Froude lebih kecil dari satu (Fr < 1), dan debit divariasikan menjadi: = 270 , = 410,67 , = 468,33 , = 542,67 , dan = 620 . Variasi nilai kemiringan (I) terdiri dari =0,012, =0,025, =0,038, =0,05, = 0,062. Pada kondisi hulu pintu sorong, energi spesifik relatif lebih besar akibat meningkatnya kedalaman aliran, namun perubahan kemiringan saluran tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap nilai energi spesifik. Sementara itu, pada kondisi hilir pintu sorong, energi spesifik cenderung lebih kecil dan relatif konstan meskipun kemiringan saluran meningkat. Secara keseluruhan, kemiringan saluran, debit aliran, dan penggunaan pintu sorong menghasilkan distribusi energi yang berbeda pada setiap segmen saluran, sehingga analisis energi spesifik menjadi parameter penting dalam perencanaan dan pengoperasian saluran terbuka.
References
Gaffar, F., Kasmawati, K., & Indriyanti, I. (2022). Analisis Pengaruh Hambatan Plat Segitiga Terhadap Distribusi Aliran Di Saluran. Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun, 8(1), 109–114. https://doi.org/10.33506/rb.v8i1.1542
Almalki, A. S. (2025). Hydraulic analysis of a combined rectangular sharp-crested weir with a below-rectangular gate. Engineering, Technology & Applied Science Research, 15(4), 24554–24560. https://doi.org/10.48084/etasr.11309
Chaudhry, M. H. (2008). Open-channel flow (2nd ed.). Springer, New York
Chow, V. T. (1959). Open-channel hydraulics. McGraw-Hill, New York
French, R. H. (1985). Open-channel hydraulics. McGraw-Hill, New York
Fox, R. W., McDonald, A. T., & Pritchard, P. J. (2015). Introduction to fluid mechanics (8th ed.). John Wiley & Sons, New York
Graf, W. H. (1998). Fluvial hydraulics: Flow and transport processes in channels of simple geometry. John Wiley & Sons, New York
Henderson, F. M. (1966). Open channel flow. Macmillan Publishing, New York
Rizaldy, A., Musa, R., & Mallombasi, A. (2021). Kalibrasi koefisien debit model bukaan pintu sorong pada saluran terbuka (uji laboratorium). Jurnal Teknik Sipil MACCA, 6(1), 1–10.
Subramanya, K. (2013). Flow in open channels (4th ed.). McGraw-Hill Education, New York
Triatmodjo, B. (2016). Hidraulika II. Beta Offset, Yogjakarta.
Akan, A. O. (2006). Open channel hydraulics. Elsevier Butterworth-Heinemann, Oxford.
Streeter, V. L., & Wylie, E. B. (1998). Fluid mechanics (9th ed.). McGraw-Hill, New York.
Hager, W. H. (1999). Hydraulics of spillways and energy dissipators. Kluwer Academic Publishers, Dordrecht.’
Rajaratnam, N. (1990). Turbulent jets. Elsevier, Amsterdam.
Bos, M. G., Replogle, J. A., & Clemmens, A. J. (1984). Flow measuring flumes for open channel systems. John Wiley & Sons, New York.
USBR (United States Bureau of Reclamation). (2001). Water measurement manual (3rd ed.). U.S. Government Printing Office, Washington DC.
Chanson, H. (2004). The hydraulics of open channel flow: An introduction (2nd ed.). Elsevier Butterworth-Heinemann, Oxford.
Liggett, J. A. (1994). Fluid mechanics. McGraw-Hill, New York.
White, F. M. (2011). Fluid mechanics (7th ed.). McGraw-Hill, New York.
Novak, P., Moffat, A., Nalluri, C., & Narayanan, R. (2017). Hydraulic structures (5th ed.). CRC Press, Boca Raton.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 pascal fadhillah, Rizka Arbaningrum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



