Analisis Perbandingan Sistem Pemilihan Presiden Amerika Serikat Dan Indonesia Serta Implikasinya Terhadap Stabilitas Pemerintahan Pada Era Reformasi
implikasinya terhadap stabilitas pemerintahan pada era reformasi
Keywords:
: Sistem Pemilihan Presiden; Amerika Serikat; Indonesia; Legitimasi Politik; Stabilitas Pemerintahan.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara komparatif mekanisme suksesi kepemimpinan eksekutif di Amerika Serikat dan Indonesia, serta meninjau implikasi sosiopolitiknya terhadap stabilitas pemerintahan pada era reformasi. Dengan mengadopsi pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, analisis difokuskan pada dinamika prosedur elektoral dan pengaruhnya terhadap legitimasi politik sebagai fondasi utama stabilitas nasional. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa sistem Electoral College di Amerika Serikat memiliki kerentanan berupa diskrepansi antara aspirasi populer (popular vote) dengan hasil akhir pemilihan, yang pada titik tertentu dapat mendegradasi tingkat kepercayaan publik terhadap integritas hasil pemilu. Sebaliknya, model pemilihan langsung yang diterapkan di Indonesia lebih merepresentasikan kedaulatan rakyat secara absolut, sehingga cenderung mengonsolidasikan legitimasi politik yang lebih solid. Kontras ini menegaskan bahwa desain mekanisme pemilihan presiden bukan sekadar persoalan teknis, melainkan memiliki pengaruh determinan terhadap stabilitas pemerintahan, terutama dalam memitigasi potensi resistensi publik pasca-kontestasi elektoral.



