The PDF file you selected should load here if your Web browser has a PDF reader plug-in installed (for example, a recent version of Adobe Acrobat Reader).

If you would like more information about how to print, save, and work with PDFs, Highwire Press provides a helpful Frequently Asked Questions about PDFs.

Alternatively, you can download the PDF file directly to your computer, from where it can be opened using a PDF reader. To download the PDF, click the Download link above.

Fullscreen Fullscreen Off

Abstract


Kota Sorong terletak di antara jalur strategis yang menghubungkan Papua Barat dan papua. transportasi sangat bermanfaat bagi perekonomian Sorong. Keberadaan pusat kegiatan masyarakat seperti terminal, pasar, stasiun, bandara dan sejarah wisata sang at menggembirakan mendorong pengembangan sektor perdagangan dan jasa. Pertumbuhan ekonomi Sorong atau perkembangan dua belas tahun terakhir
cenderung meningkat kecuali di tahun 2013. Penurunan pengadaan listrik dan Migas, mengakibatkan turunnya pertumbuhan ekonomi di tahun 2013. Dalam penelitian ini, pemilihan Sorong sebagai daerah penelitian karena merupakan daerah administratif Sorong yang luas namun pemanfaatan sumber daya alamnya sangat terbatas, hal ini dibuktikan oleh jumlah luas wilayah pada distrik kota sorong dengan populasi yang bekerja di sektor pertanian sangat sedikit dibandingkan dengan sektor lainnya. Pusat
kegiatan mereka yang mendorong aktivitas perdagangan dan pariwisata menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana perannya dalam perekonomian dan penyebaran di Sorong. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pola pertumbuhan ekonomi kecamatan di Kota Sorong pada tahun 2013-2016 dan meneliti peran sektor unggulan Sorong, Papua Barat pada Perekonomian 2013-2016.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis kualitatif dengan
menggunakan kombinasi pendekatan kualitatif dan kuantitatif, dengan proporsi metode kuantitatif lebih banyak sedangkan metode kualitatif adalah kuantitatif hasil verif ikasi. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diambil dari penelitian sebelumnya atau instansi pemerintah terkait. Data tersedia untuk
dianalisis untuk mengetahui pertumbuhan ekonomi, LQ (Location Quotient), dan penyebaran pertumbuhan ekonomi di Sorong. Pola pertumbuhan ekonomi Distrik di Sorong tahun 2013-2016 dipengaruhi oleh sektor perdagangan, hotel dan restoran, sektor manufaktur, konstruksi, dan jasa. Hal ini terjadi di delapandistrik Sorong Utara, Distrik Sorong Timur, Distrik Sorong Barat , D istrik Sorong Utara
,Distrik Sorong Manoi dan Distrik Sorong Kepulauan, sedangkan pola pertumbuhan kota sorong dipengaruhi oleh sektor manufaktur. Peranan sektor dalam pertumbuhan ekonomi disebabkan oleh sentra ekonomi yang ada. Sektor unggulan Sorong yaitu sektor perdagangan migas, hotel dan restoran, sektor jasa dan sektor konstruksi menjadi basis sektor ekonomi Papua Barat. Sektor kontruksi dan manufaktur
merupakan sektor dominan Sorong yang tidak memasukkan basis kontribusi di bawah rata-rata sektor ekonomi Papua Barat.